Sukses

Rhinitis Alergi
18 May 2015, 09:50 WIB
Pria, 14 tahun.

Alergi yang diderita sejak kecil (sekira 3 thn) hingga saat ini, belum sembuh. Gejalanya hidung sering terumbat dan bersin-bersin. Jika cuaca dingin mencapai 30 derajad, kepala bagian kiri sakit sampai pusing, mual dan muntah-muntah. Senang makam daging ayam goreng, super Mie gorong dan rebus dan makanan ringan pedas-ppedas. Tk, sebelumnya untuk pa/bu Dokter.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Apakah Anda atau keluarga Anda memiliki riwayat alergi? Apabila iya, melihat dari gejala yang Anda rasakan, kemungkinan Anda menderita rhinitis alergi. Penyebab rinitis alergi paling sering di Indonesia adalah alergen (zat pencetus alergi) inhalan yaitu alergen yang masuk ke dalam tubuh dengan cara dihirup atau melalui saluran napas. Alergen yang paling sering ditemukan pada rinitis alergi di Indonesia atau negara tropis pada umumnya adalah tungau debu rumah, bulu binatang, dan kecoak. Alergen makanan sangat jarang menjadi pencetus rinitis alergi.

Penentuan alergen penyebab rinitis alergi dapat dilakukan melalui riwayat penyakit dan dapat didukung dengan tes alergi baik melalui darah atau pun tes kulit. Hal yang harus diperhatikan selain alergen adalah masalah polutan seperti asap rokok yang dapat merusak saluran napas. Polutan dapat memperberat penyakit alergi di saluran napas seperti asma dan rinitis alergi. 

Gejala dan tanda rinitis alergi:

·         Rasa gatal di hidung dan mata

·         Bersin berulang-ulang

·         Cairan hidung (ingus) encer

·         Hidung tersumbat

·         Bernapas melalui mulut

Hidung tersumbat dapat terjadi secara bilateral, unilateral atau bergantian. Gejala bernapas melalui mulut sering terjadi pada malam hari yang dapat menimbulkan gejala tenggorokan kering, mengorok, gangguan tidur, serta gejala kelelahan pada siang hari. Gejala lain dapat berupa suara sengau, gangguan penciuman dan pengecapan, serta gejala sinusitis. Gejala kombinasi bersin, ingusan, serta hidung tersumbat adalah gejala yang paling dirasakan mengganggu dan menjengkelkan. Sebagian besar gejala rhinitis alergi Anda alami. 

Rinitis Alergi Diklasifikasikan Berdasarkan Sebagai Berikut:

Berdasarkan persistensi:

· Rinitis alergi intermiten, bila gejala berlangsung:

-kurang dari 4 hari/minggu

-atau kurang dari 4 minggu

·Rinitis alergi persisten, bila gejala berlangsung:

-lebih dari 4 hari/minggu

-dan lebih dari 4 minggu

Berdasarkan derajat gangguan:

1.Rinitis alergik ringan (tidur normal, aktivitas sehari-hari, saat olahraga dan santai normal, tidak ada keluhan yang mengganggu)

2.Rinitis alergi sedang-berat (satu atau lebih gejala, tidur terganggu, aktivitas sehari-hari, saat olahraga dan santai terganggu, gangguan saat bekerja dan sekolah, ada keluhan yang mengganggu)

Terapi yang dapat dilakukan antara lain :

· Dengan menghindari kontak dengan allergen penyebab, dalam kasus Anda berarti debu sebagai pencetus terjadinya alergi. Anda dapat menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari paparan debu.

· Pengobatan, dengan menggunakan obat anti alergi golongan antihistamin H-1, yaitu obat yang sering dipakai sebagai lini pertama dalam pengobatan rhinitis alergi atau dengan kombinasi dekongestan oral. Obat golongan kortikosteroid dipilih jika tidak berhasil diatasi oleh obat lain.

Pemberian obat-obatan dalam mengobati rhinitis alergi sebaiknya selalu berada di bawah pantauan dokter untuk menghindari efek samping yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan obat yang tidak sesuai. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini, Anda dapat membaca artikel kami yang berjudul Rinitis Alergi.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar