Sukses

Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Sperma

10 Apr 2016, 17:36 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dokter, saya sudah menikah 1,5 th tapi belum memiliki keturunan. sudah cek ke dokter alhamdulillah kata dokter normal, dan seharusnya sudah isi. saya di beri folavit + profertil. dokter menyarankan suami untuk cek sperma, tapi suami saya ragu. Suami bekerja diperbankan, dg jarak tempuh dari rumah 120km menggunakan motor. apakah itu berpengaruh pada kesuburan? terutama sperma? minta solusinya dokter.... kami ingin segera punya momongan.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Jumlah sperma dan gerak sperma yang dihasilkan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu:

  • - faktor genetik (kromosom)
  • - suhu tinggi
  • - kelainan organ reproduksi, saluran kemih dan hormon.
  • - kurang nutrisi dan vitamin (vitamin C, selenium, zinc, folat)
  • - kemoterapi, obesitas, merokok, alkohol, logam berat, dsb
  • - faktor psikologis: stres, panik, depresi
  • - faktor lingkungan: air yang tercemar

Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah menghindari faktor-faktor di atas termasuk nutrisi dan pola hidup sehat, tetapi dalam penanganannya tetap memerlukan peran dokter spesialis andrologi. Terapi yang dipilih disesuaikan dengan penyebab, kecuali untuk faktor genetik.

Pada prinsipnya hanya dibutuhkan satu sperma dari banyak sperma yang dihasilkan untuk membuahi sel telur. Dengan jumlah sperma sedikit kemungkinan terjadinya kehamilan tentu menjadi semakin kecil, namun pada beberapa kasus (jarang) ternyata oligospermia masih dapat membuahi sel telur.

Hingga saat ini memang belum ada terapi yang terbukti sangat efektif dalam meningkatkan jumlah dan gerak sperma, namun ada obat yang mengandung hormon androgen yang diyakini dapat membantu meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Frekuensi hubungan seksual yang ideal juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan tersebut.  

Faktor-faktor yang mempengaruhi sperma sangat beragam, misalnya faktor makanan, stress, dsb.

Untuk pengobatan lebih lanjut, kami sarankan agar suami Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis andrologi.

Sementara itu, kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

  • Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)
  • Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria
  • Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.
  •  Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.
  •  Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.
  •  Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Selain itu suami anda juga perlu berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya.

Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar