Sukses

Pembengkakan Testis

18 May 2015, 15:56 WIB
Pria, 22 tahun.

dok apa perbedaan secara fisik hernia dengan tumor testis? karena buah testis saya (maksud saya buah testis yang didalam kantong kiri dan kanan sangat besar bisa dikatakan kiri dan kanan masing masing sebesar telur ayam) mohon bantuannya dok.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Pembengkakan pada testis dapat disebabkan oleh beberapa penyebab yaitu infeksi (orchitis), hidrokel, dan hernia. Penyebab dari ketiga penyakit tersebut berbeda-beda. Hidrokel terjadi akibat penumpukan cairan pada testis. Sedangkan hernia atau masyarakat menyebutnya turun berok, hal ini terjadi karena pada proses pembentukan janin lapisan otot otot inguinalis (perbatasan antara rongga perut dan pinggul) tidak tertutup dengan sempurna sehingga menyebabkan turunnya usus. Gejala klinis pada ketiga penyakit tersebut juga berbeda, pada infeksi, didapatkan gejala peradangan seperti nyeri, demam, kemerahan. Sedangkan pada hernia, gejala peradangan akan timbul apabila telah terjadi komplikasi.

Keluhan Anda tersebut harus dipastikan dulu dengan memeriksakan diri kepada dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik langsung. Jika testis Anda menjadi besar sebelah setelah beraktivitas, dan mengecil kembali setelah beristirahat atau berbaring, kemungkinan Anda mengalami hernia / turun bero.

Hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar), hernia disebut hernia skrotalis. Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia. Khususnya hernia skrotalis, dimana skrotum menjadi lebih besar, dapat berpengaruh kepada kesuburan pria.

Jaringan rongga abdomen yang dapat masuk ke skrotum umumnya adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke skrotum (buah zakar). 

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif.

Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). Penggunaan bantalan penyangga hanya bertujuan menahan hernia yang telah direposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya dipilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus (kekenyalan/tekanan) otot dinding perut di daerah yang tertekan sedangkan strangulasi (terlilit/terpuntir) tetap mengancam. Penggunaan penyangga tidak menyembuhkan hernia.

Operasi merupakan penatalaksanaan yang lebih tepat untuk hernia. Indikasi operasi sudah ada begitu diagnosis ditegakkan.  Kami menyarankan Anda untuk  berkonsultasi ke dokter untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut.

Penatalaksanaan pada Anda dapat dilakukan setelah ditegakkan diagnosis. Penegakan diagnosis pada Anda diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter. Sebaiknya Anda menghubungi dokter umum atau dokter spesialis urologi untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar