Sukses

Usia 10 Bulan Anak Belum Bisa Merangkak

08 Apr 2016, 17:13 WIB
Wanita, 29 tahun.

Selamat Siang dokter, dokter saya mau menanyakan tumbuh kembang anak saya. Anak saya Laki - laki lahir Tgl 7 Juli 2014 proses kelahiran sesar, saat ini berat anak 10 kg. sekarang anak saya sudah 10 bulan sampai saat ini anak saya belum bisa merangkak dan duduk sendiri. tapi dia aktif jalan dengan ngesot atau narik perut dan bisa berdiri apabila ada pegangan. apakah tumbuh anak kembang anak saya tidak normal? bagaimana melatih anak mau merangkak? dari perkembangan sampai 10 bulan anak saya emang terlambat bila tengkurep sendiri di umur 6 bulan. Terima Kasih, mohon penjelasannya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Pada usia 8-10 bulan, anak anda seharusnya sudah  dapat melakukan berbagai hal berikut:

  • Duduk (sikap tripod-sendiri)
  • Belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan
  • Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
  • Memungut 2 benda, masing-masing tangan memegang 1 benda bersamaan.
  • Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
  • Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata
  • Mencari mainan / benda yang dijatuhkan
  • Bermain tepuk tangan / cilukba
  • Bergembira dengan melempar benda
  • Makan kue sendiri.

Anda mengatakan bahwa saat ini anak anda belum bisa merangkak dan duduk sendiri. Bagaimana dengan aspek perkembangan lain?

Anda dapat mengejar perkembangan gerak kasar anak anda dengan melakukan berbagai metoda stimulasi perkembangan anak. Stimulasi gerak kasar yang diberikan pada usia 8-10 bulan adalah:

1. Merangkak

Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

2. Menarik ke posisi berdiri

Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

3. Berjalan berpegangan

Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

4. Berjalan dengan bantuan

Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

Mulailah menerapkan berbagai stimulasi di atas untuk merangsang  gerak kasar anak anda. Dalam prosesnya anda dapat dibantu oleh suami, ibu, pengasuh dan semua orang lain yang sering berinteraksi dengan anak anda. Selain itu anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spealis anak jika memang anak anda belum dapat mengejar keterlambatan perkembangannya tersebut.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

    0 Komentar

    Belum ada komentar