Sukses

Sakit Kepala Pasca Kecelakaan

12 Jul 2015, 10:41 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok sya prnah mngalami kecelakaan ± 6 th yg lalu,,,,,pas kecelakaan sya tdk knpa" dok tpi stelah 2 thun kmudian sya jd sering skit kpala dok,,,,,apa ada hbunganya kecelakaan sya dngan skit kpla yg sya rsakan smpai skrang?????

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu dibedakan antara pusing dan sakit kepala. Pusing biasanya disertai perasaan lingkungan seperti berputar (vertigo). Seperti apa keluhan nyeri kepala yang Anda rasakan, apakah nyeri kepala di seluruh bagian kepala atau sebelah? Nyeri seperti diikat atau berdenyut? Adakah gejala lain seperti kesemutan/baal, kelemahan sisi tubuh, gangguan penglihatan, penurunan berat badan, mual/muntah? Bagaimana intensitas nyeri Anda, apakah sama atau semakin lama semakin berat? Apakah saat gejala muncul Anda melihat lingkungan sekitar seperti bergoyang?

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.  Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian

  • Gangguan tidur

  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja

  • Waktu makan yang tidak teratur

  • Kelelahan mata

  • Penghentian konsumsi kafein

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Struktur kepala tertentu sensitif terhadap nyeri, sedangkan otak sendiri tidak sensitif terhadap nyeri . Strutur kepala tersebut adalah :

  • Kulit kepala

  • Aliran darah ke kulit kepala

  • Otot kepala dan leher

  • Pembuluh darah di rongga sinus

  • Pembuluh darah di daerah selaput otak

  • Serabut saraf otak ( saraf cranial V,IX,X )

  • Pembuluh darah besar di otak besar

  • Bagian dari selaput otak yang merupakan dasar dari otak

Gangguan yang terjadi pada salah satu struktur kepala tersebut dapat menyebabkan sakit kepala. Untuk memastikannya, tentunya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Sulit untuk kami menentukan penyebab keluhan Anda, jika hanya berdasarkan keluhan yang Anda utarakan.

Sementara ini, yang dapat Anda lakukan saat sakit kepala menyerang adala;

  • Minum obat penghilang rasa sakit

  • Istirahat

  • Apabila setelah minum obat penghilang rasa sakit dan istirahat, rasa sakit tidak berkurang bahkan makin hebat, segeralah datang ke Dokter. Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang untuk mengetahui penyebab sakit kepala Anda.

?Namun, mengingat Anda memiliki riwayat trauma (kecelakaan) kami sarankan Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis syaraf. Diperlukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik secara langsung dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan (misalnya CT-Scan kepala). 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar