Sukses

Mengatasi Alergi Dingin dan Debu

26 Jul 2015, 16:49 WIB
Wanita, 47 tahun.

bagmna mengatasi alergi udara dingin dan debu

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Alergi belum dapat disembuhkan secara langsung. Prinsip terapi alergi adalah menghindari pencetus (alergen), dalam kasus anak Anda, yaitu dingin dan debu. Dari segi pengobatan, pada April 2014 yang lulu, US Food and Drug Administration menyetujui suatu pengobatan imunoterapi untuk dewasa dan anak di atas 5 tahun yang mengalami Rhinitis Alergi, namun tidak disebutkan penggunaannya untuk anak dibawah 5 tahun. Terapi tersebut diberikan secara sublingual, sekurang-kurangnya 12 minggu sebelum musim semi berlangsung dimana banyak serbuk sari tanaman (salah satu alergen) banyak tersebar. Terapi ini ditujukan untuk mengatasi gejala alergi yang akan timbul saat terpapar oleh zat-zat alergen tersebut.

Untuk mengurangi kekambuhan alergi, Anda dapat melakukan tips berikut:

1. Lindungi diri terhadap suhu yang dingin

 Anda dapat mengenakan baju hangat, mengonsumsi makanan atau minuman hangat.

2. Pastikan Rumah Bersih

Setiap kali masuk ke dalam rumah, tanpa disadari, Anda mempersilakan zat alergen ikut masuk. Zat-zat alergen ini menempel di pakaian, sepatu, rambut, dan kulit Anda. Mandi setelah beraktivitas di luar, membersihkan rumah secara rutin, atau meninggalkan sepatu di luar rumah akan menjaga rumah Anda bebas dari zat alergen. 

3. Pasang Filter Udara

Salah satu penyebaran zat alergen adalah melalui udara. Dengan memasang filter udara di AC atau jendela, tingkat penyebaran zat alergen di dalam rumah akan turun hingga 95%. Cara lain yang jitu adalah dengan menutup jendela supaya serbuk atau debu tidak masuk ke dalam rumah.

4. Kenakan Masker

Mengenakan masker dapat membantu zat alergen masuk ke dalam hidung. Pilihan masker yang dapat menyaring partikel kecil seperti serbuk sari atau debu yang dapat memicu alergi.

5. Konsumsi Makanan Sehat

Studi menyatakan bahwa individu yang rajin mengonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah lebih kuat melawan alergi. Jadi, cobalah memasukkan sayuran atau buah-buahan di dalam menu makan anak Anda.

6. Minum Banyak Air

Meminum banyak air membantu menipiskan mukosa di saluran napas sehingga meringankan alergi. Untuk Anak, pemberian Asi lengkap selama 2 tahun juga dapat memeberikan kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

7. Membersihkan Rumah dengan Cara Aman

Hati-hati dengan alat pembersih rumah Anda. Alih-alih membersihkan rumah, alat-alat tersebut malah memicu alergi semakin parah. Beberapa produk pembersih rumah mengandung zat kimia yang bisa mengiritasi saluran hidung. Agar aman, Anda bisa memakai produk yang aman seperti cuka atau baking soda untuk membersihkan debu atau kotoran. Atau beli penyedot debu yang sudah dilengkapi HEPA filter untuk menyaring zat alergen.

8. Hindari Asap Rokok

Asap rokok bisa memicu atau bahkan memperparah alergi. Jadi hindari kontak dengan perokok aktif disekitar lingkungan tempat Anda berada.

Terapi medikamentosa untuk mengatasi alergi seperti dekongestan dan anti histamin, dapat digunakan berdasarkan resep atau pengawasan dokter. Apabila dengan tips di atas gejala alergi masih timbul atau memberat, kami menyarankan Anda untuk kembali berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui adakah alergi terhadap zat lain yang memperberat penyakit Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar