Sukses

Apakah Infertilitas Diturunkan?

07 May 2015, 09:34 WIB
Wanita, 27 tahun.

dok, saya menikah beberapa bulan lalu, dan saat ini saya bs lekas dikarunia anak, namun ada beberapa hal yang saya kuatirkan dok., 1. dari pihak suami saya dia memiliki paman kandung 3 orang yang tidak dikarunia anak, dan sampai sekarang saya tdk tahu apa penyebabnya karena mgkn ditutupi. 2. sodara sepupu dr suami saya yg hubungan darahnya masih dekat jg belom dikarunia anak, sudah 2 th pernikahan, namun stlah diperiksa ternyata sepupu suami saya tsb terkena verikokel. 3. penis suami saya agak bengkok. pertanyaanya dok, 1. apakah ketidak punyaan anak dikarenakan penyakit verikokel? apakah penyakit tsb genetik/ turunan mengingat keluarga suami saya ada beberapa yang belom dikarunia anak. 2. selama ini saya datang bulan teratur tiap bulan, dan selalu mengikuti prosedur cara2 agar cepat hamil, tp sampai sekarang belom ada tanda2 apalakah dengan penis suami saya yang bengkok dapat mmpengaruhi? atau ada sesuatu di rahim saya? 3. apakah wajar jika kami konsultasi ke dokter kandungan secara langsung padahal kami belom 1 th menikah,? 4.apakah melakukan seks diluar masa subur dapat hamil atau tidak? terimakasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Sebelumnya perlu diketahui sejak kapan suami mengalami hal ini? Apakah sebelumnya pernah mengalami luka/cedera di daerah tersebut? Pernahkah suami Anda merasa nyeri berkepanjangan saat ataupun setelah orgasme? Apakah lubang kencing Anda tidak berada di ujung penis?

Penyebab paling sering adalah Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi. Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis. Beberapa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menybebkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa striktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Pria dewasa dengan hipospadia sulit memperoleh keturunan. Kesulitan membuahi akibat sperma yang normalnya dikeluarkan melalui saluran yang sama dengan air seni tidak akan dapat mencapai organ kelamin wanita. Penis bengkok yang sering menyertai hipospadia akan menambah kesulitan pada waktu berhubungan.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena (yang awamnya disebut varises) pada skrotum (buah zakar) yang mempendarahi testis. Aliran darah di vena diatur dengan katup 1 arah yang mencegah aliran darah kembali. Fungsi katup yang terganggu atau penekanan dari pembuluh darah vena dapat menyebabkan pembesaran dari vena yang berujung terhadap pembentukan varikokel.

Penyebab dari varikokel ini diantaranya adalah idiopatik yang disebabkan karena fungsi katup vena yang tidak bekerja sempurna. Varikokel umumnya terjadi pada 15-20% pria dan penyebab gangguan kesuburan pada 40% pria. Memang pada pria dengan saudara kandung (adik/kakak) dengan riwayat varikokel kemungkinan pria tersebut mengalami kelainan yang sama lebih besar. Penyebab lain adalah vakrikokel sekunder yang disebabkan oleh penekanan pada vena yang umumnya terjadi akibat keganasan di rongga panggul / perut. .

Pada pemeriksaan fisik dapat  terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing.

Tidak semua varikokel membutuhkan operasi, yang memerlukan operasi adalah :
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika istrinya subur
4. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan

Pengobatan varikokel selain operasi dapat dilakukan embolisasi varikokel dengan memasukkan kateter atau selang kecil ke pembuluh darah vena di bawah bimbingan x-ray. Cincin metal akan diletakkan di pembuluh darah vena spermatika sinistra (kiri) untuk menghambat aliran darah ke vena di bawahnya. Namun hal ini masih di dalam penelitian. 

Varikokel menjadi risiko terjadinya infertilitas. Hal ini disebabkan varikokel membuat suhu lingkungan yang terlalu tinggi, yang tidak sesuai dengan suhu ideal perkembangan sperma. Namun bukan berarti penderita varikokel pasti infertil, beberapa faktor harus diperhatikan, misalnya lama menderita dan derajat keparahan. Pemeriksaan sperma akan mengonfirmasi hal ini. Reversibilitas infertil ini setelah varikokel dioperasi juga tergantung atas derajat keparahan dan lama menderita varikokel seperti yang disebutkan tadi.

Penegakan diagnosis varikokel dilakukan atas pemeriksaan fisik langsung dan pemeriksaan penungjang. Maka sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis urologi dan mendiskusikan pilihan-pilihan yang dapat Anda ambil untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Melakukan hubungan seksual pada masa subur akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan. Kami menyarankan agar suami berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambaha jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis dan skrotum untuk melihat struktur jaringan penis dan adakah varikokel pada suami Anda. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencankan tatalaksana yang sesuai untuk keadaan suami Anda.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar