Sukses

Ejakulasi Bercampur Darah

11 May 2015, 10:32 WIB
Pria, 22 tahun.

gini dok saya mau konsultasi, maaf sebelumnya tentang berbau sex apa gpp? kan saya sering onani, dalam sehari itu bisa beberapa kali nah sekitar 6 hari yang lalu saya onani 2x yg pertama tidak apa - apa trus yang kedua air maninya keluar darah dok! ada nyeri di pinggang bagian blakang atass bokong tp nyerinya udah lama nah pas keluar air mani yang ada darahnya itu agk sakit lagi *kadang setiap habis onani agk ska dateng sakitnya tp kadang2. soalnya setelah itu saya tidak ada gejala apa2 dan hanya sakit pinggang itu saja tetapi kalo sudah olah raga tidak terasa sakit lagi. apa itu sangat berbahaya dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keadaan yang Anda keluhkan sangat mungkin terjadi dan biasanya dapat membuat panik setiap pria yang mengalami. Baiklah, kami akan memaparkan informasi tentang sperma yang bercampur darah. Keadaan terdapatnya darah pada cairan ejakulat atau semen disebut juga hematospermia. Penyebab dari hal ini belum diketahui secara pasti. Umumnya hal ini terjadi karena adanya trauma, peradangan nonspesifik saluran kemih, prostat, vesikula seminalis (saluran semen), atau kelainan sistemik seperti gangguan hati, darah. Keadaan ini seringkali berhenti dengan sendirinya, dan dapat membaik hingga 1-2 bulan. Bila dalam 2 bulan menetap, maka dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan di dokter. Berikut  beberapa pemeriksaan fisik yang dapat dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan penis, diperiksa apakah ada luka yang dapat berpengaruh pada ejakulasi
  • Pemeriksaan saluran semen,dilihat apakah ada benjolan ataupun penebalan colok dubur, apakah dapat teraba saluran semen melalui dubur? seraya memastikan adanya pembesaran prostat.  Keadaan normal saluran semen tidak dapat diraba.

Selanjutnya, bila ditemukan adanya kelainan pada pemeriksaan fisik, dapat dilakukan pemeriksaan penunjang yang sesuai dengan organ yang bermasalah. Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis bedah urologi jika gejala yang dialami mengganggu dan disertai dengan gejala lain seperti nyeri saat berkemih.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar