Sukses

Ngidam Tidak Dituruti, Anak Ngiler?

31 May 2015, 14:20 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dokter katanya ngidam itu bukan mau nya sijabang bayi tapi kemauannya ibunya,, lalu katanya klo ada ibu yang sedang hamil lalu ngidam terus enggak diturutin nanti anaknya ngiler? Itu fakta atau mitos ?

Ibu yang terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com.

 

Halo! Apa kabar? Semoga Anda sekeluarga dalam keadaan sehat. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.

 

Sejak zaman dahulu, masalah "ngidam" pada ibu hamil memang merupakan misteri dunia kedokteran yang sulit untuk dipecahkan. Belum ada teori yang benar-benar dapat menjelaskan kondisi ini.

 

Beberapa teori menyebutkan bahwa "ngidam" terjadi karena tubuh ibu kekurangan suatu nutrisi sehingga tubuh kemudian memberi sinyal untuk bisa mendapatkan suatu nutrisi tertentu dari makanan tertentu. Jadi, tubuh wanita hamil yang membutuhkan suatu nutrisi tertentu akan membuat indera perasa (lidah) pada tubuh seolah-olah "ngidam" makanan tertentu.

 

Misalkan ketika ibu "ngidam" mangga muda maka mungkin tubuh ibu membutuhkan vitamin C dan serat. Atau jika ibu "ngidam" martabak maka tubuh ibu sedangan membutuhkan karbohidrat.

 

Selain itu, ditemukan juga bahwa keseimbangan hormon yang berubah dalam tubuh wanita hamil mempengaruhi juga kerja indera perasa. Ini menyebabkan perubahan dalam cara wanita hamil menanggapi aroma atau rasa makanan tertentu. Kondisi ini juga berpengaruh terhadap selera makan ibu hamil dan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan "ngidam" pada ibu hamil. 

 

Kondisi-kondisi ini terutama terjadi pada trimester pertama kehamilan.

 

Sementara, kondisi "ngidam" ini memang wajar terjadi pada ibu hamil, namun terdapat mitos-mitos yang harus diluruskan. Seperti misalnya: "Jika Ibu hamil ngidam lalu tidak dituruti maka anaknya akan ngiler" merupakan mitos yang tidak benar.

 

Dalam menghadapi "ngidam", ibu hamil harus lebih cermat dan waspada dalam memilih makanannya. "Ngidam" bukan berarti tidak boleh dituruti, karena ini dapat merupakan sinyal bahwa tubuh ibu mungkin memerlukan nutrisi tertentu. Lebih lanjutnya, ibu perlu belajar cerdas untuk memastikan bahwa asupan nutrisi ibu tetap seimbang dan sesuai dengan kebutuhan ibu dan bayi di dalam kandungan.

 

Hindarilah mengonsumsi hanya satu jenis makanan saja saat "ngidam". Belajarlah untuk mengetahui kebutuhan tubuh ibu. Misalkan jika ibu "ngidam" es krim cokelat maka kemungkinan besar tubuh ibu membutuhkan kalsium. Mengingat es krim cokelat juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan yang drastis, maka ibu dapat menyiasatinya dengan mengkombinasikan antara es krim cokelat dan suplemen kalsium atau sumber kalsium lain seperti brokoli.

 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai masa kehamilan dan persalinan, Anda dapat mengunjungi Rubrik Kebidanan dan Kandungan yang kami miliki.

 

Semoga penjelasan kami dapat diterima dengan baik dan kehamilan Anda selalu sehat hingga persalinan.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (JF)

 

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar