Sukses

Penanganan Kista Ganglion

02 Dec 2015, 21:36 WIB
Wanita, 45 tahun.

Saya mau nanya dok, ibu saya yg berumur 45 tahun ditangan kiri jari telunjuk di bawah kuku itu ad ganglion, sudah setahun ini & makin membesar, apakah jika dibiarkan saja dapat menjadi bahaya ya dok? Soalnya sudah keliatan uratnya yg bewarna biru...makasih dok

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kista ganglion adalah benjolan yang sering muncul disekitar sendi dan tendon pada tangan dan kaki. Ukurannya dapat bervariasi. Paling sering muncul pada pergelangan tangan (80%) dan sendi jari. Biasanya muncul pada usia 20-60 tahun dan wanita lebih banyak (3 kali lipat) mengalaminya daripada pria.

Penyebab timbulnya kista ganglion belum diketahui secara pasti. Dipercaya disebabkan oleh penggunaan sendi secara berlebihan seperti atlet angkat berat, pramusaji, dan pemain musik (terutama pemain bass). Kista yang terbentuk mengandung cairan yang sama seperti cairan sendi. Kista ganglion bukan merupakan kantung sinovial (sendi) yang keluar dari kapsul sendi.

Pada umumnya kista ganglion tidak menimbulkan keluhan apa-apa. Tidak terdapat rasa nyeri maupun gangguan pergerakan. Keluhan yang ada lebih kearah kosmetik. Namun, bila sudah memberat dapat pula menimbulkan keluhan nyeri, kesemutan di pergelangan tangan.

Pada kebanyakan kasus, kista akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan waktu. Jadi pada kista berukuran kecil yang tidak menimbulkan gejala apa-apa, tidak perlu dilakukan tindakan apapun. Namun kista bisa muncul berulang, dan bila ukurannya besar atau mengganggu (baik secara kosmetik atau fungsinya), maka dapat dilakukan pembedahan kecil pada kista tersebut.

Pada kasus ibu Anda, lokasi kista dibawah kuku bukanlah lokasi yang lazim untuk terjadi kista. Ada baiknya ibu anda memeriksakan diri kepada dokter terdekat untuk memastikan benarkah benjolan tersebut merupakan kista ganglion atau disebabkan penyebab lain, sehingga terapi dapat disesuaikan dengan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar