Sukses

Membersihkan kotoran Telinga

30 Apr 2015, 13:22 WIB
Pria, 22 tahun.

Apakah larutan air garam itu bisa digunakan untuk membersihkan telinga? Atau adakah alternatif yang aman dan bisa membersihkan seluruh kotoran telinga tanpa menggunakan cuttonbud?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Air garam jika dalam medis terkenal dengan larutan saline memang dapat digunakan untuk membersihkan kotoran telinga, namun hal ini tidak disarankan untuk dilakukan pemeriksaan sendiri sebaiknya dilakukan oleh dokter spesialis THT karena sebelum dilakukan tindakan telinga Anda akan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu mengenai jumlah serumen di dalam telinga.

Kotoran telinga sebenarnya bukanlah hasil dari kumpulan bakteri dan debu yang menumpuk di liang telinga, seperti kepercayaan banyak orang selama ini. Kotoran telinga atau yang dalam dunia kedokteran lebih dikenal sebagai serumen merupakan produk yang dihasilkan oleh kelenjar di liang telinga yang akan melapisi kulit liang telinga serta melindungi telinga dari kerusakan dan infeksi.

Karena sifatnya yang kental dan lengket, maka serumen mampu menangkap debu dan bakteri serta mencegahnya masuk ke bagian telinga yang lebih dalam. Serumen terdiri dari asam lemak tersaturasi dan keasamannya mampu melawan bakteri yang masuk. Disamping itu, lapisan yang menyerupai lilin ini juga akan menjaga kulit liang telinga agar tetap terlumasi dengan baik sehingga mencegah kulit liang telinga menjadi kering dan mengurangi rasa gatal.

Pada keadaan normal, liang telinga memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Secara alami serumen yang terdapat di dalam liang telinga akan berjalan menuju ke bagian luar dari telinga, proses ini dibantu oleh gerakan rahang saat kita mengunyah dan berbicara. Saat serumen telah mencapai area yang dapat dilihat, bersihkanlah dengan menggunakan handuk hangat.

Kulit liang telinga bersifat lembut dan sensitif. Gesekan yang terjadi akibat penggunaan cutton bud dapat menimbulkan luka kecil dan menyebabkan kulit mudah diserang oleh partikel debu dan bakteri sehingga mengalami infeksi. Selain itu, kebiasaan membersihkan telinga akan menghilangkan serumen yang melapisi kulit liang telinga. Tidak adanya serumen di liang telinga akan menyebabkan berkurangnya keasaman di liang telinga, sehingga bakteri dapat tumbuh dengan subur. 

Serumen hanya diproduksi di 1/3 bagian luar liang telinga, karena itu serumen tidak akan ditemukan pada bagian telinga yang lebih dalam dekat gendang telinga, kecuali akibat penggunaan cutton bud yang mendorong serumen ke tempat yang lebih dalam. Serumen yang sudah mencapai bagian telinga yang lebih dalam tidak dapat dikeluarkan secara alami oleh liang telinga, sehingga serumen ini akan menumpuk di dalam telinga. Penumpukan serumen di dalam telinga dapat memicu terjadinya infeksi dan gangguan pendengaran.

Penggunaan cutton bud yang salah juga dapat menyebabkan trauma pada gendang telinga dan menyebabkan pecahnya gendang telinga sehingga timbul gangguan pendengaran. Gendang telinga yang pecah memang tidak akan menyebabkan kematian, namun jika tidak diobati dengan tepat dapat menyebabkan terjadinya infeksi bakteri yang mematikan.

Hal yang terbaik yang dapat dilakukan untuk menjaga kebersihan telinga adalah dengan mengusap lembut bagian luar telinga dengan menggunakan handuk yang direndam air hangat. Bagian luar telinga merupakan tempat dimana terdapat sel-sel kulit yang mati, kotor dan tempat berakhirnya serumen yang dikeluarkan dari liang telinga, sehingga penggunaan handuk hangat merupakan cara yang mudah dan aman untuk membersihkan telinga.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar