Sukses

Penyakit Radang Panggul

22 Feb 2016, 19:28 WIB
Wanita, 19 tahun.

Selamat Pagi klikdokter.com... Saya Ingin Bertanya.... Sudah kira-kira 1 minggu saya mengalami keputihan ... berwarna putih susu , encer, dan menimbulkan bau tidak sedap di daerah kewanitaan saya , tetapi tidak gatal........ Lalu , saya mencoba memeriksakan diri , dan saya diberitahu kalau menderita radang panggul... yang berefek pada keputihan . Pertanyaan Saya .. 1. Apakah Penyakit Radang Panggul itu sangat Berbahaya , Apalagi usia saya saat ini masih 19 th ? 2. Apa yang harus saya lakukan, untuk mengatasi penyakit saya ? 3. Bagaimana Cara yang dapat saya tempuh untruk menghindari radang tersebut tidak tambah parah ? Mohon Bantuannya.. Terimakasih...

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sekilas kami akan menjelaskan mengenai penyakit radang panggul. Penyakit radang panggul adalah infeksi pada organ reproduksi wanita bagian atas yaitu endometrium, miometrium, tuba falopii, ovarium dan peritoneum pelvis. Penularan utamanya memang melalui hubungan seksual. Penyakit radang panggul yang tidak ditangani dengan baik tentu berpengaruh dengan tingkat kesuburan seseorang.

Gejalanya sebagai berikut:

  • Gejala utamanya adalah rasa nyeri hebat di perut bagian bawah.
  • Ditemukan cairan servikal dan vaginal yang abnormal.
  • Dispareunia (nyeri saat berhubungan seksual).
  • Demam (Temperature diatas 38,3 derajat celcius).
  • Nyeri saat buang air kecil.
  • Muntah.

Apakah Anda mengalami salah satu gejala diatas? penyakit radang panggul juga dapat dipengaruhi oleh faktor resiko. Faktor resikonya antara lain: 

  • Riwayat penyakit radang panggul yang berulang.
  • Melakukan hubungan seksual dengan penderita penyakit menular seksual.
  • Pasangan seksual yang lebih dari satu.
  • Tindakan operasi didaerah genital.

Untuk dapat mengetahui diagnosa penyakit yang Anda alami, kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan mendapatkan terapi optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar