Sukses

Berat Janin Berkurang?

22 Feb 2016, 19:39 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok saya sedang hamil anak pertama,usia kandungan saya 34minggu bb janin hanya 1kg menyusut dr bb usia 30minggu yaitu 1,3kg. Apa yg hrs sya lakukan dok? Kira2 penyebabnya apa dok? Terimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun, pada usia kehamilan 34 minggu Berat janin  harusnya mencapai 2-2,1 kg dengan panjang total 43 cm. Oleh karena itu berat janin anda dapat dikatakan kurang menurut usia kehamilan.

Janin yang tidak berkembang atau biasa disebut pertumbuhan janin terhambat (PJT) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu kondisi di mana berat janin tidak sesuai dengan masa kehamilan. Kondisi ini dapat diketahui apabila berat janin berada di bawah kisaran normal berat janin yang ditentukan.Selain itu, tanda yang paling mudah ditemukan adalah tidak seimbangnya besar rahim dengan usia kehamilan.

Pada keadaan ini perlu dilakukan evaluasi mengenai ada/tidaknya kelainan bawaan serta infeksi dalam kehamilan. Aktivitas fisik harus dibatasi sambil melakukan pemenuhan nutrisi yang baik. Pemeriksaan USG pun harus dilakukan setiap 3-4 minggu. Apabila faktor nutrisi menjadi satu-satunya penyebab PJT, maka perbaikan nutrisi dapat sangat membantu mengejar pertumbuhannya.

Pertumbuhan janin terhambat (PJT) dapat disebabkan oleh berbagai faktor, yaitu:

  1. Penyebab ibu
    • Fisik ibu yang kecil dan kenaikan berat badan yang tidak adekuat
    • Faktor keturunan dari ibu dapat mempengaruhi berat badan janin. Kenaikan berat yang tidak mencukupi selama kehamilan dapat menyebabkan PJT. Kenaikan berat badan ibu selama kehamilan sebaiknya 9 sampai 16 kg. Apabila seorang perempuan hamil mengalami berat badan kurang, maka berat badan harus ditingkatkan sampai berat badan ideal ditambah dengan 10-12 kg.
    • Penyakit ibu kronik
    • Kondisi ibu yang memiliki hipertensi kronik, gangguan jantung, diabetes, atau penyakit pembuluh darah apat menyebabkan PJT. Semua penyakit ini dapat pula menyebabkan pre-eklampsia yang kemudian dapat mengakibatkan PJT.
    • Kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, dan narkotik
  2. Penyebab janin
    • Infeksi selama kehamilan: Infeksi bakteri, virus, protozoa dapat menyebabkan PJT. Rubela dan cytomegalovirus (CMV) adalah infeksi yang sering menyebabkan PJT
    • Kelainan bawaan dan kelainan kromosom. Kelainan kromosom seperti trisomi atau triploidi dan kelainan jantung bawaan yang berat sering berkaitan dengan PJT. Trisomi 18 berkaitan dengan PJT simetris serta polihidramnion (cairan ketuban berlebih). Trisomi 13 dan sindroma Turner juga berkaitan dengan PJT
    • Pajanan teratogen (zat yang berbahaya bagi pertumbuhan janin). Berbagai macam zat yang bersifat teratogen seperti obat anti kejang, rokok, narkotik, dan alkohol dapat menyebabkan PJT
  3. Penyebab plasenta (ari-ari)
    • Kelainan plasenta sehingga menyebabkan plasenta tidak dapat menyediakan nutrisi yang baik bagi janin seperti kematian sel pada plasenta atau kelainan letak plasenta

Namun, perlu diingat bahwa banyak hal yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan USG. Karena itu kami menyarankan agar Anda kembali mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai hasil USG tersebut karena beliau yang paling mengetahui kondisi kehamilan Anda. 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar