Sukses

Hamil Diatas Usia 35 Tahun

28 Apr 2015, 13:01 WIB
Wanita, 35 tahun.

Diusia 35 apakah bisa hmil?mengingat usia pernikahan sy memasuki 3 thn..?vit.apa yg harus sy konsumsi?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kehamilan adalah sebuah anugrah bagi setiap wanita. Kehamilan dapat terjadi pada setiap wanita sebelum mengalami menopause. Namun, jam biologis merupakan sebuah fakta kehidupan. Tidak dapat dipungkiri, setelah usia 35 tahun banyak yang telah terjadi dalam tubuh seorang wanita.  Apa sajakah kemungkinan yang mungkin dialami seorang wanita saat merencanakan kehamilan di usia 35 ?

  • Kemungkinan untuk mencapai kehamilan akan lebih lama. Seorang wanita terlahir dengan sejumlah telur, ketika Anda mencapai usia 30-an, terjadi penurunan kuantitas dan kualitas sel telur. Sel telur seorang wanita usia 30-an lebih sulit dibuahi dibanding sel telur wanita muda.

  • Kesempatan memiliki kehamilan kembar lebih besar. Kesempatan memiliki anak kembar meningkat dengan usia. Penggunaan teknologi reproduksi seperti fertilisasi in vitro juga berperan meningkatkan kesempatan ini.

  • Kemungkinan terkena diabetes gestasional lebih besar. Diabetes tipe ini, yang terjadi hanya selama kehamilan dan kejadiannya meningkat seiring dengan penambahan usia . Kontrol ketat gula darah melalui diet dan aktivitas fisik sangat penting. Kadang-kadang obat-obatan juga dibutuhkan. Apabila tidak mendapatkan terapi yang sesuai, diabetes gestasional akan mengakibatkan bayi dengan berat badan lahir besar dan menimbulkan resiko cedera saat persalinan.

  • Kemungkinan terkena tekanan darah tinggi selama kehamilan lebih besar. Penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi yang terjadi selama kehamilan lebih sering terjadi pada wanita yang lebih tua.

  • Kemungkinan memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur lebih besar.

  • Kemungkinan persalinan dengan sectio caesaria lebih besar. Ibu yang lebih tua memiliki risiko komplikasi kehamilan lebih tinggi seperti plasenta previa, sehingga dapat menyebabkan persalinan sectio

  • Risiko kelainan kromosom bayi lebih tinggi. Bayi yang lahir dari ibu yang lebih tua memiliki risiko masalah kromosom tertentu lebih tinggi, seperti sindrom Down.

  • Risiko keguguran lebih tinggi. Risiko keguguran meningkat seiring bertambahnya usia

Apabila merencanakan kehamilan diatas usia 35 tahun, maka persiapan berikut dapat dilakukan untuk mengurangi resiko.

  • Diskusikan dengan dokter. Bicarakan dengan dokter tentang kesehatan Anda secara keseluruhan dan diskusikan perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan untuk mendapatkan kehamilan yang sehat. Selain itu mengatasi setiap masalah tentang kesuburan atau kehamilan yang mungkin dimiliki
  • Apabila Anda sedang  hamil, maka kunjungan kehamilan secara rutin akan membantu dokter memantau kesehatan Anda dan kesehatan bayi Anda
  • Konsumsi asam folat, kalsium, zat besi, vitamin D dan nutrisi penting lainnya selama persiapan kehamilan
  • Menambah berat badan dengan bijak
  • Tetaplah aktif. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu meringankan atau bahkan mencegah ketidaknyamanan yang dirasakan selama kehamilan, meningkatkan tingkat energi Anda dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Hal ini juga dapat membantu Anda mempersiapkan diri untuk persalinan. Diskusikan jenis latihan apa yang dapat dilakukan ketika hamil dengan dokter
  • Hindari zat berbahaya seperti alkohol, tembakau dan obat-obatan terlarang selama kehamilan
  • Tanyakan kepada dokter tentang pengujian prenatal kelainan kromosom, seperti pemeriksaan DNA, pemeriksaan chorionic villus sampling dan amniosentesis. Metoda pemeriksaan ini ada yang dapat memicu terjadinya keguguran, maka diskusikan lebih lanjut dengan dokter untuk menimbang manfaat dan kerugiannya.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar