Sukses

Terapi untuk Pembesaran Prostat
28 Apr 2015, 07:40 WIB
Pria, 45 tahun.

apakah prostat dpt diobati tanpa dioperasi?

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Prostat adalah kelenjar pada pria yang terletak mengelilingi leher dari kandung kemih bagian bawah dan di uretra (saluran kemih). Fungsi dari prostat adalah memproduksi cairan prostat yang merupakan cairan utama dari semen ketika pria ejakulasi. Ada 3 kondisi yang dapat terjadi pada prostat yaitu :

   1. Pembesaran prostat (BPH)
   2. Prostatitis (peradangan pada kelenjar prostat)
   3. Kanker prostat

Gangguan prostat ditandai dengan gejala obstruktif dan iritatif. Gejala obstruktif meliputi stream (gangguan pancaran aliran kencing), voiding (perlu mengedan ketika kencing), hesitency (jika sudah ingin merasa kencing, air kencing tidak dapat segera keluar), intermitency (air kencing terputus-putus), bladder emptying (tidak lampias), incontinence (mengompol). Gejala iritatif ditandai dengan urgency ( tidak dapat menahan kencing), nocturia (jumlah kencing di malam hari meningkat), diuria (jumlah kencing di siang hari meningkat).

BPH (Benign Prostat Hiperplasia) merupakan pembesaran kelenjar prostat yang bersifat jinak, yang hanya timbul pada laki-laki yang biasanya pada usia pertengahan atau lanjut. Pada usia 40an, seorang pria mempunyai kemungkinan terkena BPH sebesar 25%. Menginjak usia 60-70 tahun, kemungkinannya menjadi 50%. Dan pada usia diatas 70 tahun, akan menjadi 90%. Benjolan Pada prostat hanya dapat dirasakan dengan Rectal Touche (Colok Dubur), atau dengan pemeriksaan USG. Sepanjang umurnya, prostat pria akan terus mengalami pembesaran dan pada beberapa pria, pembesaran tersebut terjadi hingga menyumbat saluran kencing. Hingga saat ini mekanisme pastinya belum ditemukan namun diduga karena perubahan keseimbangan hormon seiring dengan bertambahnya usia pria.

Jika telah terjadi pembesaran prostat pada pria maka penanganan yang dapat diberikan dokter adalah pemberian obat atau operasi. Obat diberikan jika gejala masih ringan dan pembesaran tidak terlalu besar, namun jika gejala sudah cukup parah, mengganggu kualitas hidup dan pembesaran prostat cukup besar maka dokter akan menganjurkan untuk operasi.

Kami sarankan sebaiknya periksakan keluhan Anda kepada dokter Spesialis Urologi agar dapat dievaluasi lebih lanjut mengenai keluhan yang Anda alami agar dapat segera diambil tindakan terhadap penyebabnya.

Berikut kami sertakan artikel mengenai Pembesaran Prostat:

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar