Sukses

Penyebab dan Solusi Kram Otot
21 Feb 2016, 20:01 WIB
Pria, 36 tahun.

Keram yg sudah lebih dari setahun. Apakah masih bisa di sembuhkan?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kram otot biasanya berlangsung selama beberapa menit, namun pada beberapa kasus dapat bertahan sampaai 10 menit. Biasanya kram ini muncul pada saat beristirahat – umumnya malam hari sewaktu tidur. Penyebab primer umumnya tidak diketahui. Satu teori menyebutkan bahwa kram muncul ketika otot yang sudah berada posisi memendek, distimulasi untuk berkontraksi. Karena otot tersebut sudah dalam keadaan memendek, kontraksi (pemendekan serabut otot) lebih jauh lagi akan menyebabkan otot tersebut spasme. Hal ini umumnya terjadi pada malam hari, saat tiduran dimana posisi lutut sedikit tertekuk, dan kaki sedikit menghadap bawah. Pada posisi ini otot betis relatif memendek dan lebih rentan terhadap kram. Karena itu latihan stretching dapat mengatasi masalah ini.

Penyebab sekunder biasanya berupa:

  • Kerja otot betis yang terlalu berat karena berolahraga, terutama bila dekat waktu tidur. Olaharaga yang berlebihan menyebabkan penumpukan asam laktat pada otot sehingga eneergi tidak dapat masuk.
  • Keadaan dehidrasi
  • Konsumsi alkohol yang berlebih
  • Kurangnya kadar kalium, kalsium, magnesium dan mineral-mineal lain dalam darah
  • Kekurangan vitamin B
  • Kondisi dehirasi (kurang cairan dalam tubuh)
  • Penggunaan obat-obat tertentu, seperti antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid
  • Memiliki telapak kaki yang datar
  • Menderita gangguan tiroid (ketidakseimbangan hormon), diabetes, atau hipoglikemia.
  • Gangguan pembuluh darah perifer, energi tidak sampai ke otot.
  • Udara kamar (AC) terlalu dingin. Pada saat dingin, pembuluh darah mengkerut untuk mempertahankan panas dalam tubuh, akibatnya suplai darah ke otot pun berkurang, sehingga energi tidak sampai ke otot.

Beberapa cara untuk mencegah kram otot adalah:

  • Minum banyak cairan tiap hari (minimal 8 gelas per hari)
  • Batasi konsumsi alkohol atau kafein, karena dapat membuat kita dehidrasi (tubuh kehilangan banyak cairan).
  • Makan makanan yang kaya mineral kalsium, kalium, dan magnesium seperti buah-buahan (pisang, anggur, jeruk) dan sayuran, kentang, jagung, tomat
  • Konsumsi suplemen kalsium (Calc)
  • Regangkan otot betis beberapa menit sebelum tidur (tarik jari-jari kaki ke arah lutut, tungkai dalam keadaan lurus)

Untuk menghentikan kram saat terjadi, Anda dapat berjalan keliling kamar, regangkan otot dengan cara yang sama seperti di atas, atau kompres hangat atau dingin. Jika dengan cara-cara pencegahan dan penanganan di atas, kram terus muncul, sebaiknya Anda berobat ke dokter specialis neurologi atau orthopedi untuk menyingkirkan penyebab kram yang lain.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar