Sukses

Bisakah Hamil Apabila Azoospermia?

28 Apr 2015, 14:03 WIB
Wanita, 26 tahun.

Dok bsa kh saya hamil smntra... analisa sperma suami sya ksong....ad kh sran...ap hrs k dokter abdriologi....

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Jumlah spermatozoa/ml yang dikatakan normal adalah lebih besar dari 20 juta/ml. Apabila jumlah sperma 0 Juta/ml disebut Azoospermia. Apabila jumlah sperma kurang dari 20 juta disebut Oligospermia. Kualitas pergerakan spermatozoa disebut baik bila 50% atau lebih spermatozoa menunjukkan pergerakan yang sebagian besar adalah gerak yang cukup baik atau sangat baik. Bila spermatozoa yang motil (pergerakannya baik) kurang dari 50%, maka spermatozoa disebut Astenozoospermia. Spermatozoa disebut mempunyai kualitas bentuk yang baik bila lebih besar dari 50% spermatozoa mempunyai morfologi(bentuk) normal. Pemeriksaan morfologi mencakup bagian kepala, leher dan ekor dari spermatozoa. Bila lebih besar dari 50% spermatozoa mempunyai morfologi abnormal, maka keadaan ini di sebut Teratozoospermia. Jumlah sperma yang cukup yaitu lebih dari 20 juta/ml, pergerakan sperma yang baik dengan jumlah cukup yaitu lebih dari 50%, dan bentuk sperma normal dengan jumlah cukup yaitu lebih dari 50% penting untuk keberhasilan membuahi sel telur Anda sehingga terjadi kehamilan.

Apakah yang dimaksud hasil sperma kosong apakah azoospermia? Hasil analisa sperma yang kurang baik akan mempengaruhi keberhasilan dalam membuahi sel telur. Kelainan sperma dapat disebabkan beberapa hal, antara lain kelainan kromosom dan varikokel. Faktor kelelahan juga dapat menyebabkan produksi sperma kurang baik, sehingga biasanya dokter akan menganjurkan pemeriksaan ulang sebelum pemberian terapi. Varikokel adalah pembesaran vena (varises) pada pleksus pampiniferus (vena yang terdapat di testis). Hal ini dapat diperbaiki dengan beberapa cara mulai dari pemberian multivitamin, hormonal, sampai dengan operasi tergantung pada tipe varikokel itu sendiri. Vitamin yang baik untuk perkembangan sperma diantaranya vitamin C, vitamin E, dan antioksidan lainnya. Tetap optimis dan berusaha, pada beberapa pasangan berhasil memperoleh kehamilan setelah dilakukan terapi untuk meningkatkan jumlah sperma.

Sebaiknya Anda mencari tahu lebih lanjut apa penyebab kelainan yang terjadi pada Anda ke dokter spesialis urologi atau dokter spesialis andrologi.

Demikian informasi yang dapat Kami sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar