Sukses

Tidak Haid Setelah Pakai KB 1 bulan dan Keluhan Keputihan

19 Feb 2016, 12:50 WIB
Wanita, 29 tahun.

saya mempunyai masalah pada siklus haid saya kb pakai yang 1 bulan akan tetapi saya tidak datang bulan selama hampir 1 tahun saya sudah melakukan USG hasil tidak ada apa- apa. yang menjadi keluhan saya apakah akan berdampak buruk bagi kesehatan saya padahal saya sudah stop kb sealam 2 bulan ini dan saya jg ada keputihan seperti warna susu tidak gatal dan berbau. saya harus bagaimana. rgds, selvi

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

Suntik KB 1 bulan memiliki beberapa efek samping seperti meningkatkan berat badan karena nafsu makan yang meningkat, lapisan dari lendir rahim menjadi tipis sehingga haid sedikit, bercak atau tidak haid sama sekali, perdarahan tidak menentu,kelainan metabolisme lemak, ketidakteraturan menstruasi termasuk menometroragi (umumnya beberapa bulan pertama) dan amenorea (1 tahun pertama).

Untuk itu, kondisi anda yang tidak mengalami haid setelah pemakaian KB suntik 1 bulan, bisa saja merupakan efek samping dari pemakaian KB tersebut. Terlebih lagi jika anda telah melakukan pemeriksaan USG dan tidak ditemukan adanya kelainan pada organ reproduksi anda.

Sedangkan keluhan Keputihan, adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, kadang dapat menggumpal, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Sedangkan bila yang anda aalami adalah keputihan yang tidak normal, Kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk pemeriksaan langsung dan penanganan yang optimal.

Berikut, kami sertakan artikel yang dapat Anda akses untuk menambah informasi:

Keputihan

Jangan Remehkan Keputihan

Hati-Hati Dengan Keputihan

Penyebab Keputihan Abnormal

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar