Sukses

Haid Lama

24 Apr 2015, 12:06 WIB
Pria, 31 tahun.

Salam, Saya sudah menikah. Tetapi istri saya mengalami haid sejak H-2 kami menikah sehingga tidak memungkinkan berhubungan. Sampai hari ini, hari ke 10 atau ke 11 dia belum selesai haid. Padahal seks adalah salah satu tujuan menikah. Pada hari ke 9 sampai sekarang, dia selalu bilang masih ada sisa sedikit. Saya juga melihat gairah seks dia tidak seperti wanita umumnya. Saya kasih tau kondisi istri saya: 1. Dia memang sudah tidak gadis lagi (janda selama 7 tahun) & usia dia kini 30 tahun lebih tua 3 tahun dari saya. 2. Dia gampang sekali stress (jika ada sesuatu, pasti dia akan pikir terus sampai masalahnya selesai). Tolong dokter jawab pertanyaan saya: 1. Kalau dilihat dari kondisi istri saya (faktor janda, usia yang sudah tidak muda) apakah mempengaruhi kehidupan seksual (nafsu, dsb)? 2. Apakah istri saya mengalami salah satu dari tiga gangguan menstruasi? Apakah kedua faktor yang saya sebutkan tadi ada hubungannya dengan menstruasi dia yang berkepanjangan? 3. Atau apakah ini normal? Kalau memang harus diperiksa di rumah sakit, istri saya selalu menolak dengan alasan dia baik-baik saja. Padahal, saya hanya ingin mengetahui kondisi sebenarnya istri saya. Tq

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Siklus menstruasi normal berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Oligomenorea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari. Sedangkan siklus menstruasi kurang dari 21 hari disebut polimenore. Menorrhagia adalah kondisi dimana darah haid berlebihan dan dapat lebih dari 7 hari; sedangkan metrorhagia adalah kondisi dimana siklus haid tidak teratur, kadang satu bulan bisa 2 kali, kadang 1 kali, bisa juga 3 kali. Siklus menstruasi yang tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • pada 3-5 tahun pertama setelah menstruasi pertama
  • perempuan dengan gangguan makan (seperti anoreksia nervosa, bulimia)
  • perempuan dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • stres psikologis
  • atlit
  • kekurangan vitamin K
  • penggunaan obat-obatan tertentu
  • kelainan pembekuan darah
  • gangguan hormon tiroid, dsb

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ reproduksi. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan. 

Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri istri Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mengevaluasi berbagai kemungkinan penyebabnya agar dapat dilakukan tatalaksana secara optimal. Perlu dilakukan wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan juga pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan USG atau pemeriksaan hormon untuk mengetahui masalah yang istri Anda alami.  Setelah mengetahui penyebabnya maka dapat ditentukan segera penanganannya. 

Kami sertakan juga artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar