Sukses

Susu Persiapan Hamil Bolehkah Diminum Saat Hamil?
03 Nov 2015, 20:26 WIB
Wanita, 23 tahun.

saya mau tnya dok,,,,saya sudah telat 2minggu dan saya tes hasilnya positif..tapi saya tetap minum prenagen esensis...krn masih dok daripada mubazir..bahaya gak ya klau tetep saya minum?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Merek susu yang Anda sebutkan adalah susu yang biasa digunakan untuk persiapan kehamilan. Bagaimana bila susu tersebut diteruskan penggunaannya saat telah hamil? Jawabannya tidak apa-apa, karena gizi yang terkandung pada susu tersebut masih dapat digunakan dan baik juga untuk kondisi selama kehamilan. Contohnya kandungan asam folat yang baik untuk perkembangan saraf janin dan mencegah terjadinya gangguan tabung saraf.

Namun tentunya susu tersebut tidak mengandung beberapa komponen yang mungkin Anda butuhkan untuk mencegah mual dan muntah selama kehamilan, karena biasanya susu hamil mengandung vitamin B6 sedangkan susu yang Anda sebutkan tidak mengandungnya.

Sebenarnya, konsumsi susu hamil sejatinya tidak diperlukan apabila nutrisi ibu sudah cukup dan memenuhi kaidah seimbang, sebagai berikut :

  • Asam folat , zat vitamin yang dapat ditemukan pada sayuran berdaun hijau, sereal, buah-buahan seperti jeruk, anggur, dan buahan sitrus lainnya. Dosis yang dianjurkan adalah 400 mikrogram perhari

  • Zinc, berfungsi untuk membantu mempertahankan fungsi tubuh normal seperti penyembuhan luka, mineralisasi tulang, pertumbuhan jaringan, dan fungsi tiroid. Terdapat pada daging, makanan laut, kacang-kacangan, dan produk susu

  • Kalsium, membantu pertumbuhan tulang dan gigi janin. Mudah ditemukan pada produk susu

  • Zat besi, untuk membantu pembentukan sel darah merah. Banyak terkandung dalam daging, ikan, telur, produk whole-grain, dan sayur mayor

  • Vitamin C, sebagai antioksidan dan mecegah ibu hamil agar tidak terserang flu di masa kehamilan dan B6 untuk mencegah mual dan muntah berlebihan

  • Hindari konsumsi kaffein yang mudah ditemukan pada teh, kopi atau coklat.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar