Sukses

Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

22 Apr 2015, 08:59 WIB
Wanita, 23 tahun.

wajah sy jerawat dan bekas. sy ingin wjah sy mulus

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Jerawat dan bekasnya memang dapat mengganggu penampilan dan rasa percaya diri. Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya jerawat :

  1. Stres
  2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  4. Keturunan dari orangtua
  5. Bakteri di pori-pori kulit

Sehingga pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. 

Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stres dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi.

Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah.

Bekas jerawat berasal dari hasil inflamasi akibat pori-pori kulit yang membesar berisi minyak berlebih, sel-sel kulit mati, dan bakteri. Ketika pori-pori kulit membengkak, dinding folikel akan robek dan rusak. Hal ini biasanya ringan dan menutup sendiri. Tapi bila robeknya terlalu parah atau dalam, kulit akan kesulitan untuk memperbaiki. Akibatnya, hasilnya tidak halus dan sempurna seperti sebelumnya, meninggalkan bekas jerawat.

Bekas jerawat jauh lebih sulit dihilangkan daripada menghilangkan jerawat itu sendiri. Menghilangkan jerawat mungkin diperlukan antara 3 – 7 hari. Tapi bekasnya bisa berbulan-bulan baru bisa hilang.

Beberapa penyebab munculnya bekas jerawat justru dari diri Anda sendiri. Kebiasaan memencet jerawat adalah salah satunya. Kalau Anda memaksa memecahkan jerawat dengan memencetnya, justru malah memicu peradangan. Faktor lain yang dapat membuat jerawat berbekas adalah penggunaan kosmetik atau obat jerawat yang mengandung alkohol atau minyak.

Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Untuk penanganan menghilangkan bekas jerawat, terdapat beberapa cara. Dan setiap teknik dan cara yang ada tergantung pada beberapa faktor, antara lain:

  • Luas area bekas jerawat yang hendak dihilangkan. 
  • Dalamnya luka bekas jerawat.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan atau mencegah bekas jerawat yang bisa Anda praktikkan:

  1. Exfoliate
    Exfoliate atau menggosok wajah dengan scrub (peeling) seringkali membantu menghilangkan bekas jerawat, mengangkat kulit mati dan mengurangi dalamnya lubang bekas jerawat. Tapi hati-hati jangan menggosok terlalu keras karena dapat membuat hilangnya minyak di wajah yang dapat memicu kulit kering.

  2. Konsumsi Makanan Berserat
    Serat bermanfaat untuk mengusir racun dari tubuh yang menyumbat pori-pori kulit. Bila tersumbat, pori-pori kulit akan membengkak, pecah, dan meninggalkan bekas jerawat.

  3. Olahraga
    Olahraga membantu meningkatkan asupan oksigen dan nutrisi yang disebar ke seluruh jaringan tubuh, termasuk kulit. Berkeringat hasil dari berolahraga juga berfungsi sebagai detoksifikasi kulit yang membantu mencegah pembentukan jerawat.

  4. Menghindari Sinar Matahari
    Sering terpapar matahari bisa menyebabkan noda hitam di wajah. Bila beraktivitas luar ruangan gunakan tabir surya atau pelindung kepala seperti topi untuk mengurangi tingkat paparan dari matahari.

  5. Jangan Menyentuh Jerawat
    Jari Anda mengandung bakteri di sela kuku dan meningkatkan risiko jerawat muncul. Memencet jerawat pun juga dilarang karena dapat menyebabkan peradangan yang menimbulkan risiko bekas jerawat. 

Menghilangkan Jerawat dan Bekasnya

Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Jika cara-cara di atas kurang ampuh, Anda dapat berkonsultasi kepada dokter kulit. Dokter akan mengevaluasi masalah kulit Anda, dan akan melakukan prosedur pilihan untuk menghilangkan bekas jerawat, sesuai dengan masalah kulit Anda, di antaranya adalah chemical peeling, mikrodermabrasi, sampai terapi laser.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar