Sukses

Nyeri Ulu Hati , Mual dan Muntah Saat Hamil Muda
22 Apr 2015, 11:37 WIB
Wanita, 29 tahun.

malam dok..saya sekarang sedang hamil muda usia 7 minggu,saat periksa awal hamil saya diberi obat duphaston dan thrombo aspilet,diawal hamil saya terkadang mual dan muntah,keluhan saya sekarang perut kiri atas sering perih sekali,kembung,sendawa terus dan bung gas,apa ini normal atau efek samping obat dok?bagaimana mengatasinya?trims

 
 
 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pertama-tama kami ucapkan selamat atas kehamilan Anda!

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena peningkatan hormon HcG yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal. Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari, namun dapat memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala mual dan muntah adalah:

  1. Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering  seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  2. Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  3. Tetap duduk tegak selama 10-20 menit  setelah makan untuk menghindari refluks lambung dan heartburn
  4. Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  5. Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak. Hindari kopi karena dapat merangsang asam lambung
  6. Hindari bau yang menyengat dan menyebabkan mual
  7. Jahe cukup efektif untuk mengurangi mual. Cobalah untuk memakan permen jahe, minum air jahe, atau jahe dalam bentuk kapsul
  8. Hubungi dokter untuk konsumsi vitamin B6 atau obat mual seperti ondansetron atau domperidone
  9. Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

Yang harus Anda harus waspadai adalah jika terjadi hiperemesis gravidarum. Hiperemesis gravidarum sendiri adalah mual dan muntah hebat dalam masa kehamilan (>4x/hari) yang dapat menyebabkan kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan janin di dalam kandungan. Hiperemesis gravidarum dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin seperti preeklampsia, bayi kecil, gangguan perkembangan janin. 

Apakah Anda memiliki riwayat maag sebelumnya?

Anda diberikan dua jenis obat oleh dokter Anda. Obat pertama mengandung Dydrogesterone yaitu senyawa progesteron sintetik. Oleh karena itu obat ini memiliki kerja yang hampir sama dengan hormon progesteron. Pada wanita hamil obat ini dapat diberikan sebagai penguat kandungan terutama bagi ibu hamil yang pernah memiliki riwayat keguguran berulang. Efek samping penggunaan obat ini adalah pusing, sakit kepala, mual, kembung, dan lain sebagainya.

Obat kedua mengandung asam asetilsalisilat. Pada wanita hamil penggunaanya lebih untuk mencegah terjadinya penyumbatan aliran darah ibu hamil sehingga dapat meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi ke janin. Pada mereka dengan riwayat keguguran berulang atau memiliki anticardiolipin (ACA) tinggi yang mengindikasikan terdapatnya penyakit Antiphospholipid Syndrome (APS) akan membutuhkan terapi thrombo aspilet dosis rendah yang dikombinasikan dengan heparin. Efek samping yang ering dikeluhkan adalah nyeri ulu hati, mual, kembung karena obat ini dapat mengiritasi lambung. Oleh karena itu, sebaiknya obat dikonsumsi setelah makan.

Saran kami, sebaiknya Ibu berkonsultasi langsung dengan dokter yang memberikan obat dan memeriksa Ibu. Agar dapat diketahui pakah nyeri ulu hati, mual dan muntah yang ibu rasakan memang akibat pengaruh hormonal atau akibat efek samping obat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 
 
 

0 Komentar

Belum ada komentar