Sukses

Polimenorea Vs. Kista

22 Jan 2016, 07:23 WIB
Wanita, 19 tahun.

mana lebih berbahaya polimenorea dibanding kista?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih atas pertanyaan Anda dan telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. 

Tampaknya terdapat kejanggalan dalam pertanyaan Anda. Polimenorea meruapakan suatu gejala gangguan haid, bukan penyakit. Untuk itu perlu dicari penyebabnya. Kami akan membahasnya lebih lanjut.

Polimenorea adalah suatu gangguan pada siklus menstruasi wanita, dimana siklus menstruasi kurang dari 21 hari. Polimenorea dapat terjadi akibat adanya gangguan pada keseimbangan hormonal atau penyakit polikistik ovarium.

Timbulnya menstruasi yang lebih sering ini tentunya akan menimbulkan kekhawatiran pada wanita yang mengalaminya. Polimenorea dapat terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. Ketidak seimbangan hormon tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur) atau memendeknya waktu yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu siklus menstruasi normal sehingga didapatkan menstruasi yang lebih sering. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada :

  • -    Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • -    Beberapa tahun menjelang menopause
  • -    Gangguan indung telur
  • -    Stress dan depresi 
  • -    Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • -    Penurunan berat badan berlebihan
  • -    Obesitas
  • -    Olahraga berlebihan, misal atlit
  • -    Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti  antikoagulan, aspirin, NSAID, dll
  • -    dsb

Pada umumnya, polimenorea bersifat sementara dan dapat sembuh dengan sendirinya. Penderita polimenorea harus segera dibawa ke dokter jika polimenorea berlangsung terus menerus. Polimenorea yang berlangsung terus menerus dapat menimbulkan gangguan hemodinamik tubuh akibat darah yang keluar terus menerus. Disamping itu, polimenorea dapat juga akan menimbulkan keluhan berupa gangguan kesuburan karena gangguan hormonal pada polimenorea mengakibatkan gangguan ovulasi (proses pelepasan sel telur). Wanita dengan gangguan ovulasi seringkali mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan.

Sedangkan Kista merupakan suatu benjolan/tumor berisi cairan ataupun kumpulan darah yang umumnya berbentuk seperti buah bertangkai. Sebenarnya kista bisa terjadi di bagian tubuh mana pun, dari paru-paru hingga usus. Namun, bila berbicara kista pada wanita, biasanya ada pada indung telur, lantaran itu dinamakan kista indung telur. Jenis kista pun ada banyak, oleh karena itu perlu terlebih dahulu diperjelas kista apa yang anda maksud, dan dimana letaknya.

Untuk informasi lengkap mengenai kista, pernah kami bahas dalam salah satu artikel kesehatan kami. Anda dapat melihat informasi lebih lanjut Disini.

Demikian informasi ini kami sampaikan, terimakasih atas perhatiannya.

Semoga,

0 Komentar

Belum ada komentar