Sukses

Sering Kencing dan Diabetes

05 May 2015, 18:06 WIB
Pria, 35 tahun.

dok apakah saya kena diabet soalnya kalaw malam itu saya sering kencing sampai 3-6 kali

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

 

Berapakah konsumsi cairan Anda sehari-hari? seberapa seringkah Anda buang air kecil pada waktu lain selain malam hari? apakah terdapat keluhan lain seperti rasa tidak tuntas saat BAK? Sering buang air kecil dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Infeksi saluran kencing. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak tuntas, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit.
  2. Gangguan pada persarafan. Gangguan pada persarafan kandung kemih dapat menyebabkan gangguan buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat stroke.
  3. Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.
  4. Konsumsi air yang banyak. Dalam hidrasi cukup, volume urin rata-rata 50 ml per jam
  5. Penggunaan obat yang memiliki efek peningkatan jumlah urin (seperti golongan diuretik)

Selanjutnya mengenai diagnosis diabtes. Diabetes dapat didiagnosis dengan salah satu hal berikut: 

  • Kadar gula darah puasa Anda sama dengan atau lebih besar dari 126 mg/dL
  • Hasil tes gula darah sewaktu (hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan waktu makan terakhir ) lebih dari 200 mg/dL disertai dengan gejala klasik
  • Anda memiliki tes toleransi glukosa oral dengan hasil lebih dari 200 mg/dL
  • Tes A1c Anda lebih besar dari 6,5%

Jenis tes kadar gula manakah yang telah Anda lakukan? Adapun gejala klasik yang dimaksud adalah (3P) yaitu polydipsia (minum lebih sering), polyphagia (makan lebih sering), dan polyuria (kencing lebih sering), disertai penurunan berat badan. Gejala lainnya antara lain pandangan mata kabur, parestesia (rasa baal, tebal, atau kesemutan) pada anggota tubuh bagian bawah, terdapat infeksi jamur (sebagai contoh: balanitis pada pria), tubuh lemah.

Anda dapat melakukan pemeriksaan gula darah di laboratorium/klinik/RS terdekat dan menyesuaikan hasilnya dengan kriteria diabetes di atas. Pemeriksaan yang diperlukan umumnya pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), gula darah puasa (GDP), gula darah darah 2 jam setelah makan (post prandial), dan pemeriksaan HbA1c (memeriksa kondisi gula darah dalam 3 bulan terakhir).

Kemudian, dalam mengenali diabetes, perlu diketahui beberapa hal penting berikut yang menjadi faktor risiko seseorang menderita diabetes.

Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi: 

  • Riwayat diabetes di keluarga (terutama orang tua dan saudara kandung)
  • Umur (risiko meningkat seiring usia bertambah)
  • Riwayat diabetes saat hamil (diabetes gestasional) bagi wanita
  • Riwayat berat badan lahir rendah (<2500 gram)

Faktor risiko yang dapat dimodifikasi: 

  • Berat badan lebih (IMT >23, atau BB >120% BB idaman)
  • Aktivitas fisik kurang; hipertensi (tekanan darah >140/90 mmHg)
  • Dislipidemia (kolesterol HDL=35 mg/dL, trigliserida ≥250 mg/dL)
  • Memiliki riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Diet tidak sehat (asupan tinggi gula dan rendah serat)

Apabila Anda sudah memiliki faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi, Anda tetap dapat menurunkan risiko diabetes dengan menerapkan pola hidup yang sehat, dengan menghindari hal-hal yang menjadi faktor risiko yang dapat dimodifikasi di atas.

Dibutuhkan pengaturan gaya hidup, diet makanan sehat dan teratur dengan cara menyeimbangkan jumlah kalori dari makanan yang masuk ke tubuh dengan jumlah kalori yang keluar sehari-hari, menambah aktivitas fisik dan olahraga, hindari merokok dan alkohol, serta menjaga berat badan ideal (Kalkulator indeks massa tubuh: Body Mass Index ), sehingga risiko terkena diabetes di masa mendatang dapat dikurangi.

Jika didapati kriteria yang telah disebutkan di atas, kami sarankan Anda memeriksakan diri Anda ke dokter agar diperoleh penanganan yang optimal. 

Berikut artikel terkait yang dapat menambah informasi Anda:

    0 Komentar

    Belum ada komentar