Sukses

Luka Bakar Knalpot

23 Jan 2016, 07:54 WIB
Pria, 25 tahun.

Pada tanggal 21 Maret 2015, Saya mengalami kecelakaan sepeda motor, dimana kaki saya tertiban knalpot sepeda motor lebih dari 30 detik, dan mengakibatkan luka bakar pada kaki kanan sisi dalam sekitar mata kaki sampai telapak kaki. Luasnya luka 14 cm x 6 cm. Setelah kecelakaan saya langsung diantar ke klinik terdekat, luka bakar saya diobati dengan supratul, salep, lalu dibungkus, dan juga diberi obat minum nyeri, bengkak, dan antibiotiknya. Tidak lupa dokter klinik tersebut (dokter I) bilang senin dibuka/dicek kembali. Dan dokter tersebut bilang boleh disini boleh juga di lain tempat, karena saya tdk berdomisili disana. Hari Senin 23 Maret 2015 saya mengecek/membuka perban sesuai anjuran dokter pertama tetapi saya ke klinik yg berbeda di dekat tempat saya bekerja. Setelah dibuka perban saya, dokter di klinik dekat tempat saya bekerja (dokter II) berkata, "ini jangan diperban lagi ya jika sampai di rumah. Ketika berpergian tdk apa-apa diperban asal jgn tebal-tebal dan banyak seperti ini."(seperti perban dokter I). Lalu dokter II memberikan resep hampir sama hanya beda merk obat nyeri, bengkak, antibiotik, dan saleb. Pada Hari Sabtu, 11 April 2015, saya ke Puskesmas di dekat tempat saya tinggal. Di Puskesmas saya ditangani oleh bidan. Bidan tsb hanya liat luka saya 30% mengering dan masih bengkak, saya tdk ditanya, bidan tsb langsung memberikan obat nyeri, bengkak, radang di kaki, dan antibiotik. Setelah saya minum obat dari Puskesmas memang kaki saya jadi bisa menapak meskipun berjalan masih pincang. Konsekuensinya setiap saya berjalan saya mengeluarkan darah. (Sebelumnya saya berjalan menggunakan tongkat.) Pada malam harinya, setiap harinya saya tidur mengipasi kaki saya dengan kipas angin. Satu malam saya tdk mengipasi kaki saya dengan kipas angin, kaki saya dikerubungi semut. Dan sekarang tanggal 17 April 2015 kaki saya belum sembuh dari kecelakaan pd 21 Maret 2015, hampir sebulan. Kaki saya masih mengeluarkan darah dari luka bakar dan masih bengkak. Yang mau saya tanyakan dari cerita yg panjang, apakah ada masalah dalam progress kesembuhan kaki saya. Mohon pencerahannya dokter. Apa yg harus saya lakukan? Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih dok. Salam,

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Penanganan pada luka bakar tersebut tergantung dari derajat luka dan luasnya. Jika sudah terkelupas, maka ada kemungkinan luka bakar Anda tidak ringan, sehingga membutuhkan bantuan medis, Yang perlu dipastikan adalah tidak adanya nanah pada luka Anda. Apabila terdapat nanah, maka kemungkinan luka sudah terinfeksi.

Jika ada bagian luka yang terbuka selama masa penyembuhan tersebut maka sebaiknya perlu dikontrol ke dokter yang menangani untuk dilihat sejauh mana terbuka. Jika dibiarkan terbuka maka kemungkinan proses penyembuhan luka tidak akan berjalan dengan baik dan luka tidak akan tertutup dengan baik.

Untuk mendukung proses penyembuhan luka, Anda perlu memperhatikan kebersihan luka operasi agar tidak mengalami infeksi, membatasi aktivitas (tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat) dan juga memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang. Asupan protein, vitamin A dan vitamin C yang baik dapat membantu proses penyembuhan luka.

Kami anjurkan anda untuk terlebih dahulu memeriksakan diri kepada dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Perawatan luka yang tidak baik dapat berakibat pada penyembuhan luka yang tidak sempurna. Untuk itu, agar terhindar dari komplikasi yang tidak diinginkan, segeralah mencari pertolongan tenaga medis terdekat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar