Sukses

Menghilangkan Bekas Koreng

17 Apr 2015, 14:29 WIB
Wanita, 22 tahun.

Wktu kecil sy alergi makan ikan laut,susu dan telur,apabila sy makan makanan tersebut lgsg gatal dan bernanah, sekarang sy sudah besar tp bekasnya masih ada,sy ingin menghilangkan bekas koreng ini.koreng ini berada di tangan dan kaki saja.. badan dan wajah tdk..kalau sy digigit nyamuk dan bintul2 stlh itu saya garuk,jadinya membekas dikulit.. mohon bantuannya.. terimakasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Menurut gejala yang Anda alami, kemungkinan Anda menderita Prurigo. Prurigo adalah penyakit kulit yang dimulai sejak bayi atau anak. Kelainan kulit yang timbul terdiri atas bentol kecil berbentuk kubah yang sangat gatal, lebih mudah diraba daripada dilihat, terutama terletak pada anggota gerak. Kulit prurigo akan peka terhadap gigitan serangga dan nyamuk. Beberapa faktor lain berperan antara lain suhu, adanya parasit cacing, infeksi saluran cerna atau amandel, alergi makanan, dan adanya latar belakang atopi.

Karena penyebab prurigo belum diketahui, maka tidak ada pengobatan yang tepat. Terapi prurigo adalah menghindari hal-hal yang ada kaitannya dengan prurigo, yaitu menghindari gigitan nyamuk atau serangga, mencari dan mengobati infeksi, dan memperbaiki kebersihan diri dan lingkungan. Untuk mengurangi gatal dapat menggunakan obat antihistamin seperti CTM, loratadin, cetirizine. Untuk pengobatan oles dapat digunakan dalam bentuk bedak kocok atau salap yang di dalamnya mengandung sulfur dan menthol atau kamper untuk mengurangi gatal.

Bekas luka yang terjadi pada kulit dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid).

Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda. Dasar penanganan bekas luka yang menghitam biasanya menggunakan krim, pengelupasan kulit/chemical peeling, mikrodermabrasi ataupun laser. Beberapa cara tersebut diharapkan dapat menyamarkan, menipiskan, bahkan menghilangkan bekas luka. Bila bekas luka masih baru dan tidak terlalu dalam, Anda dapat mengoleskan krim mengandung hidrokuinon 2% yang dijual di pasaran. Krim hidrokuinon 2% termasuk dalam dosis yang aman, dan penggunaannya harus tepat hanya pada bekas luka saja dan aplikasikan pada malam hari. 

Penanganan bekas luka yang menghitam ini bergantung pada ukuran dari hiperpigmentasi dan sudah berapa lama terjadi. Penggunaan odol untuk penanganan pertama luka bakar kurang tepat. Untuk penanganan pertama luka bakar dapat dilakukan dengan mengaliri luka bakar dengan air mengalir, hal ini ditujukan untuk menurunkan suhu. Namun, jangan diberi es, karena perbedaan suhu yang terlalu besar antara panas dan dingin justru akan memperburuk keadaan.

Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis Kulit dan Kelamin untuk mengetahui pilihan terapi apa yang paling tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar