Sukses

Bekas Luka Pada Wajah

06 Dec 2015, 19:40 WIB
Wanita, 39 tahun.

Dok saya habis kecelakaan dan ada luka di muka sebelah kiri, cuma saya beri minyak bhangleng aja di muka. Skr lukanya uda ngelupas trus saya harus bgmana dg luka ini soalnya takut jd flek hitam

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bekas luka pada wajah merupakan hasil proses penyembuhan akibat adanya kerusakan kulit. Bagaimana kulit menyembuh akan mempengaruhi terjadinya bekas luka tersebut. Bekas luka pada wajah memiliki berbagai bentuk seperti lubang, flek berwarna terang sampai gelap, dan sebagainya. Pada prinsipnya, untuk mengetahui cara merawat bekas luka pada wajah, perlu dipahami apa penyebabnya serta jenis bekas luka tersebut.

Bekas luka atrofi

Terjadi akibat rusaknya jaringan penyangga kulit sehingga kulit tidak dapat sembuh secara sempurna. Contohnya adalah bekas luka berupa lubang atau bopeng. Sering diakibatkan oleh cacar air.

Perawatan yang dapat dilakukan membutuhkan pengawasan dokter yang terlatih seperti penggunaan laser, filler, dermabrasi, subsisi, dan sebagainya. Prosedur laser paling umum digunakan dengan cara membantu meratakan permukaan kulit dan merangsang pembentukan kolagen baru.

Bekas luka hipertrofi

Terjadi akibat produksi berlebihan kolagen sebagai respon kerusakan pada kulit. Berupa bekas luka yang meninggi, dapat berwarna merah, dan terkadang berupa keloid. Umumnya timbul ketika terjadi cedera yang cukup dalam pada jaringan kulit.

Perawatan untuk meratakan permukaan kulit dapat berupa terapi dengan obat yang mengandung silikon, antiradang seperti kortikosteroid, prosedur chemical peeling, dermabrasi, dan sebagainya.

Flek

Flek yang datar pada kulit dapat berwarna terang (putih, merah muda, merah) hingga gelap (cokelat, hitam). Dapat terjadi akibat paparan sinar matahari, bekas jerawat, atau peradangan pada kulit.

Perawatan kulit yang dapat dilakukan berupa terapi topikal hidrokuinon (dosis aman 2%) untuk flek hiperpigmentasi, krim yang mengandung vitamin C, asam retinoat, atau teknik mikrodermabrasi untuk flek yang lebih luas.

Untuk hasil yang lebih optimal, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit mengenai pilihan terapi yang tepat.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar