Sukses

Menambah Berat Badan Anak

16 Apr 2015, 14:41 WIB
Wanita, 24 tahun.

Saya punya anak usia 9bln jk laki2 bb 6,7kg tb 68cm apakah anak saya termasuk anak yg kurang gizi? Padahal makan 3x sehari d tmbah buah, gerakan lincah dan aktif.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Berat badan anak Anda apabila dimasukkan kedalam kurva WHO berat badan menurut usia, tergolong berat badan kurang. Bagaimana dengan tumbuh kembangnya? Apabila Anda ingin menambahkan vitamin untuk anak Anda, maka Anda dapat memberikan vitamin yang mengandung lysin atau curcuma yang dapat meningkatkan napsu makan anak Anda.

Masalah gizi anak memang selalu menjadi topik utama bagi orangtua. Apabila anaknya tampak kurus, kekhawatiran orangtua terjadi, akankah anak mereka dapat memiliki tumbuh kembang yang sesuai atau tidak. Apabila Anda dan pasangan termasuk kurus, ada kemungkinan anak Anda mengikuti jejak Anda. Pada beberapa anak memang terlihat kurus, karena memiliki kecenderungan genetik untuk menjadi kurus. Namun, apabila setelah diperhatikan berat badannya yang menurun drastis, hal ini harus didiskusikan lebih lanjut ke dokter. Penurunan berat badan dapat merupakan salah satu gejala dari penyakit yang mendasari.

Untuk melihat apakah berat badan anak Anda masih dalam batas normal atau tidak, Anda dapat menggunakan grafik berat badan menurut usia dan grafik berat badan menurut tinggi badang WHO (World Health Organisation). Mintalah bantuan petugas kesehatan dalam mengisi grafik tersebut.

Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk menaikkan berat badan anak Anda adalah dengan memberikan makanan tinggi kalori yang sehat. Berikut adalah daftar makanan tinggi kalori yang sehat yang dapat diberikan kepada anak Anda:

·         Susu: Susu, keju, yogurt, es krim, krim sup, puding

·         Protein: Telur, selai kacang, sup kacang, kacang-kacangan

·         Karbohidrat: Roti, makaroni dan keju, pasta, roti, pancake, kentang tumbuk, sereal 

Jika anak Anda adalah pemilih makanan dan menolak untuk menambah makanan baru dalam makannya, dapat dicoba juga dengan menggunakan suplemen makanan cair berkalori tinggi sesuai rekomendasi dokter. Namun harus dipastikan bahwa jumlah konsumsi susu, suplemen makanan cair, dan jus yang anak Anda makan jangan sampai membuatnya kenyang sehingga melupakan menu makan utamanya. Cobalah untuk membatasi jus untuk tidak lebih dari satu cangkir sehari dan susu tidak lebih dari dua cangkir sehari.

Apabila anak Anda dirasakan sudah mendapatkan cukup kalori tapi tampaknya belum mendapatkan berat badan ideal, terus bekerja sama dengan dokter untuk menemukan kondisi yang mendasari. Di sisi lain, jika anak Anda menolak untuk makan, kemungkinan ada alasan psikologis yang sebaiknya Anda diskusikan dengan ahli terapi anak. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar