Sukses

Dampak Berhubungan Seks Terlalu Sering Terhadap Kehamilan

15 Apr 2015, 11:45 WIB
Pria, 30 tahun.

Selamat Pagi Dok. dok saya terhitung penganten baru menikah tgl 28 Maret kemarin, pertanyaan saya ada 2 : 1. saya kerja diAceh waktu setelah menikah saya hanya punya waktu 1 minggu "kumpul" sm istri saya. kebetulan istri pas masa subur, demi momentum itu saya berhubungan intim dg istri relatif sering hampir 17x selama 1minggu, pertanyaan saya apakah kuantitas saya berhubungan intim yg terlalu sering itu mempengaruhi kesehatan reproduksi baik saya maupun istri saya, dok? 2. Tadi pagi istri melakukan test kehamilan dg urin waktu bangun pagi, hasil dari alat test itu menunjukkan 2 strip (yg satu stripnya warna merah gelap yang satu warna merah pink keunguan). Apakah istri saya dg gambaran hasil tadi apakah positif hamil? Demikian dok atas jawabannya disampaikan terima kasih. wassalam

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Berhubungan seksual setiap hari tidak  menurunkan kemungkinan terjadinya kehamilan. Namun, apabila Anda dan pasangan merencanakan kehamilan, Anda tidak perlu melakukan hubungan seksual sesering mungkin. Faktanya, berhubungan seksual setiap beberapa hari sekali akan membantu tubuh Anda menghasilkan sperma dengan kualitas lebih baik dibanding dengan berhubungan seks setiap hari. Apabila terjadi pertemuan dengan sel telur ketika pasangan Anda ovulasi, kemungkinan terjadi kehamilan lebih besar.

Pada beberapa pria dengan kondisi sperma yang kurang maksimal, berhubungan seksual terlalu sering akan berefek nyata pada kualitas spermanya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya waktu pembentukan dan penyempurnaan sperma sebelum akhirnya dikeluarkan melalui ejakulasi. Selain itu, berhubungan seksual terlalu sering akan membuat pasangan lebih tertekan. Berhubungan seksual setiap 2-3 hari sekali akan membuat kondisi berhubungan seksual lebih menyenangkan.

Pemeriksaan test pack didasarkan pada cara kerja mendeteksi marker kimiawi dalam tubuh, yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG). Test pack dapat mendeteksi kehamilan dengan tingkat keakuratan mencapai 99%. Hasil test pack yang telah Anda lakukan (2 garis merah) walaupun samar bisa saja sudah menunjukkan hasil yang positif. Namun, masih mungkin terjadi hasil negatif ataupun positif palsu.

Beberapa penyebab terjadinya positif palsu adalah pada saat proses pembacaan hasil yang terlalu lama, teknik pencelupan yang tidak benar, blighted ovum, alat yang rusak. Hasil negatif palsu adalah akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Masih ada kemungkinan muncul hasil yang negatif akibat masih rendahnya kadar hormon yang ada. Dalam keadaan tersebut, ulang pemeriksaan 1 - 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Tanda-tanda kehamilan terdiri atas tanda kehamilan tidak pasti dan tanda kehamilan pasti.

Tanda-tanda kehamilan tidak pasti yang dialami dapat bervariasi setiap individunya, antara lain:

  •  sering berkemih
  •  pembesaran dan nyeri payudara
  •  mual
  •  perasaan lelah
  •  daerah sekitar puting susu menghitam
  •  peningkatan suhu tubuh
  •  flek perdarahan karena perlekatan hasil pembuahan ke dinding rahim

Sedangkan tanda pasti kehamilan (obyektif) adalah:

  •  terasa bagian janin serta gerak janin pada perabaan
  •  terdengar bunyi jantung janin pada auskultasi
  •  terlihat gambaran janin pada USG atau scanning

Kami sarankan Anda melakukan konsultasi kembali dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti USG Abdomen atau USG Transvaginal bila diperlukan. 

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar