Sukses

Berhubungan Seksual Tanpa Penetrasi, Mungkinkah Hamil?

13 Apr 2015, 08:06 WIB
Wanita, 28 tahun.

saya berhubungan seks penetrasi di luar dok, 2 hari kemudian menstruasi selama 7 hari, volume cukup banyak. setelah menstruasi cairan yg keluar dari vagina agak padat, beberapa hari kemudian semakin mengental, agak lengket dan berwarna sedikit putih, elastis sekali, setelah itu baru bening elastis, namun sekarang ini justru kering, tidak ada ke celana dalam, hanya saja ada sedikit di v seperti air, dan hanya bila jari dimasukan ada cairan seperti air, tidak licin dan tidak elastis samasekali, bukankah harusnya kembali ke padat? lalu saya sedang dalam kondisi subur atau tidak subur? apakah ada kemungkinan hamil?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Bila cairan hasil ejakulasi tidak masuk sama sekali ke dalam vagina atau dikeluarkan seluruhnya diluar vagina perempuan, maka kemungkinan untuk terjadinya kehamilan sangat kecil. Hal ini disebabkan oleh sperma yang seharusnya membuahi sel telur (dan menjadi janin pada akhirnya) tidak akan dapat mencapai ovarium perempuan. Untuk terjadinya kehamilan tidak hanya melibatkan proses masuknya sperma ke dalam tubuh perempuan, namun juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain misalnya kekentalan lendir leher rahim (bila lebih kental, maka akan menyulitkan perjalanan sperma), kondisi lingkungan rahim yang dilewati sperma, dll.

Adapun dalam keadaan normalnya, vagina memang menghasilkan lendir yang berguna untuk menjaga kebersihan vagina. Bila bentuk keputihan itu encer, bening, jumlah tidak terlalu banyak, dan tidak berbau, maka keputihan tersebut adalah normal. Selain itu, bila Anda sempat menstruasi, maka berarti Anda tidak mungkin hamil.

Sedangkan bila sperma sempat masuk ke dalam vagina seorang wanita, maka selalu ada kemungkinan untuk terjadinya kehamilan. Adapun masa subur adalah 14 hari setelah hari mulainya haid terakhir. Pada masa subur tersebut (yang berlangsung selama 1-2 hari) kemungkinan terjadinya kehamilan sangat tinggi. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar