Sukses

Penis Masuk Vagina Setengah, Bisa Hamil?

12 Apr 2015, 23:11 WIB
Wanita, 22 tahun.

selamat malem dok.saya mau tanya saya pnh brhbngan sex tp itu gk smuanya cuma kepala penis sampai setegah penis masuk ke vagina saya apakah tandanya saya maasi perawan atau tidak n apakah itu jg bisa menyebabkan kehamilan .terima kasih

 

Ibu/Saudari yang terhormat,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

 

Halo! Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda.

 

Dua konsep yang dimiliki masyarakat berkaitan dengan keperawanan perempuan adalah: 1. Hilangnya keperawanan ditandai oleh robeknya himen perempuan, dan 2. Hilangnya keperawanan karena telah berhubungan intim untuk pertama kali. 

Himen merupakan membran tipis yang ada di dekat bukaan vagina, bagian tengahnya bolong sehingga darah menstruasi dapat keluar. Sebetulnya, himen perempuan dapat robek walau tidak melakukan hubungan intim, yaitu karena kecelakaan, aktivitas seperti naik kuda, senam, bersepeda, penggunaan tampon, masturbasi. Bahkan ada juga perempuan yang tidak memliki himen. Himen dapat robek tanpa disertai rasa sakit, ataupun disertai perdarahan.

 

Karena itu, walaupun himen yang utuh mengindikasikan bahwa perempuan itu masih perawan, namun himen yang tidak utuh bukan berarti ia tidak perawan. Ada juga keadaan dimana perempuan sudah berhubungan intim, namun himennya masih utuh, yang disebut himen yang elastis. Karena itu konsep yang perlu digunakan di sini adalah keperawanan hilang saat seseorang melakukan hubungan intim yaitu adanya penetrasi penis ke dalam vagina.

 

Selama terjadi penetrasi ke dalam vagina wanita, dan terjadi ejakulasi, tanpa proteksi; serta wanita sedang dalam masa subur, maka mungkin saja terjadi kehamilan. Kemungkinan untuk hamil selalu ada dalam setiap hubungan seksual. 

 

 

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Selaput Dara dan Tes Keperawanan

Beda Negara, Beda Konsep Keperawanan

11 Tanda Anda Tertular Penyakit Menular Seksual

Hubungan Seksual dan Masturbasi pada usia 20 dan 30-an, Berhubungan dengan Peningkatan Risiko Kanker Prostat

 

Semoga penjelasan kami dapat diterima dengan baik.

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (JF)

 

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar