Sukses

Posisi Bayi Melintang Ingin Naik Pesawat

13 Apr 2015, 12:41 WIB
Wanita, 36 tahun.

Dokter sya mau bertanya, saat ini sya hamil 29 minggu dan posisi janin saya melintang, pada usia kehamilan sya ke 32 nanti saya akn naik pesawat selama 2 jam apakah ada resiko yang kemungkinan terjadi pada saya sebab janin saya melintang?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kondisi kesehatan setiap wanita berbeda saat hamil. Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan perjalanan dengan pesawat sebelum usia kehamilan di atas 12 minggu. Selain itu pada umumnya pihak maskapai penerbangan tidak menerima penumpang hamil pada usia lebih besar dari 32 minggu. Namun, apabila Anda diharuskan pergi sebelum usia itu pada suatu keadaan, sebaiknya Anda berkonsultasi dan memeriksakan diri dahulu ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.  Apabila kondisi Anda rentan, dokter dapat memberikan obat untuk menguatkan janin, meminimalisir resiko, dan mengurangi mual muntah selama perjalanan.

Memang biasanya kepala janin akan turun antara usia kehamilan 36 - 38 minggu. Namun penelitian menunjukkan bahwa pada kehamilan pertama, kepala janin biasanya baru turun pada usia kehamilan di atas 38 minggu. Kepala bisa saja baru turun saat akan melahirkan. Keadaan kapala janin yang belum turun dapat disebut juga kepala melayang atau "free-floating head".

Apakah yang menjadi penyebab hal ini? Pada sebagian besar kasus, penyebabnya adalah presentasi kepala janin yang belum ideal untuk kelahiran. Posisi yang ideal adalah bila dagu janin menempel pada dada, dan janin mengadap ke arah punggung Ibu atau ke arah ginjal kanan Ibu.

Penyebab lainnya adalah letak plasenta (ari-ari) yang rendah yang menahan kepala janin sehingga tidak dapat turun. Untuk menyingkirkan kemungkinan adanya plasenta letak rendah ini sebetulnya perlu dilakukan pemeriksaan ultrasonografi. Risiko yang mungkin terjadi pada keadaan ini adalah perdarahan pada triwulan terakhir sehingga janin harus dilahirkan secepatnya, dengan operasi cesar. Ada baiknya Ibu berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan ultrasonografi tersebut, untuk menyingkirkan kemungkinan plasenta letak rendah ini.

Sebelum Anda melakukan perjalanan dengan pesawat, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter. Beberapa maskapai akan meminta surat keterangan dari dokter yang menyatakan Anda boleh terbang sebelum Anda naik pesawat. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar