Sukses

Penyumbatan Tuba Kiri

12 Jan 2016, 10:56 WIB
Wanita, 23 tahun.

Siang dok, tgl 07 april kmrin saya periksa HSG dan hasilnya : kontras dimasukan melalui orificium uteri eksternum tampak kontras mengisi cavum uteri&kedua tuba.kavum uteri:besar&bentuk normal tdk tmpak fillingdefect.tuba kanan:kaliber tuba kanan normal mukosa licin,tdk tampak pertubal filling.tampak spill.tuba kiri:tampak kontras hanya mengisi sebagian tuba kiri.post pengecatan:tampak sisa kontras d rongga peritoneum.kesan:obstruksi tuba kiri.sya d jlskan Dr sya bhwa sya bisa hamil lagi, tpi saya tdk d jlskan scra detailnya, Dokter mngkin bisa bantu saya untuk menjelaskan yg saya ceritakan d atas. Trims

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Dari pemeriksaan HSG anda didapatkan hasil yang abnormal pada saluran tuba kiri dimana didapatkan adanya obstruksi / penyumbatan tuba kiri.

Saluran telur (tuba falopii) merupakan saluran yang menyalurkan sel telur dari kandung telur ke rahim. Selain itu, saluran ini juga merupakan tempat bertemu antara sel telur dengan sel sperma untuk terjadinya pembuahan sehingga sumbatan pada saluran ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kesuburan (infertilitas) bila terjadi pada kedua tuba. Bila hanya salah satunya, sedangkan tuba lainnya sehat, maka masih terdapat kemungkinan terjadinya kehamilan.

Adapun penyebab terbanyak dari sumbatan saluran tuba adalah infeksi dengan penyebab utamanya adalah penyakit radang panggul (Pelvic Inflammatory Disease-PID) akibat infeksi bakteri tuberkulosis (TBC), infeksi menular seksual seperti gonorrhea, klamidia, dan infeksi bakteri patogen lainnya. Selain itu, adanya riwayat operasi pada organ yang terletak dalam rongga perut juga dapat menyebabkan infertilitas tuba.

Pilihan terapi yang dapat dilakukan apabila terjadi sumbatan pada tuba adalah dengan prosedur pembedahan atau radiologi intervensi. Tuba yang tersumbat diterapi dengan melakukan rekanalisasi atau pembukaan saluran tuba yang hanya dapat dilakukan melalui prosedur operasi atau radiologi intervensi. Akan tetapi keberhasilan terapi ini bergantung pada letak sumbatannya. Apabila sumbatan terletak pada pangkalnya, maka koreksi umumnya sulit untuk dilakukan sehingga dokter akan menyarankan Anda menjalani program bayi tabung untuk mendapatkan keturunan. Sedangkan apabila sumbatan terletak pada ujung tuba, maka sumbatan masih mungkin diatasi dengan operasi laparoskopi. Adapun terapi dengan hidrotubasi saat ini sudah jarang dilakukan mengingat prosedur dilakukan tanpa panduan foto untuk melihat kondisi tuba sehingga memiliki tingkat akurasi yang rendah. 

Operasi saluran tuba dilakukan dengan persyaratan dan indikasi tertentu. Terapi menggunakan balon kateter atau disebut dengan tuboplasti balon merupakan terapi minimal invasif untuk melebarkan saluran tuba. Namun terapi untuk melebarkan tuba akan dilihat kembali berdasarkan kondisi tuba tersebut, dimana lokasi sumbatannya, dan kemungkinan keberhasilan dari terapi tersebut.

Kami sarankan Anda mendiskusikan pilihan terapi yang tepat dengan dokter yang memeriksa Anda. Mintalah keterangan yang sebanyak-banyaknya, terutama mengenai kemungkinan pengembalian fertilitas di kemudian hari sebagai rencaana program hamil Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar