Sukses

Sakit Dada Ketika Batuk dan Riwayat TB

24 Apr 2015, 12:16 WIB
Pria, 24 tahun.

dokter, sy mau tanyakan tentang yg saya alami sekarang. sudah 2 hari ini saya batuk dan ketika batuk dada bagian tengah terasa sakit, jadi klau saya batuk saya tahan karena sakit jika dilepas batuknya. saya makan teratur 3x sehari, malam tidak bergadang, dan juga tidak merokok. dulunya saya skitar 2 tahun yang lalu pernah tes dahak dan hasilnya positif TBC stadium 3, trus dikasih obat untuk kesembuhan yg selama 6 bulan gak boleh putus minum obatnya, tapi hanya 3 bulan saja saya konsumsi obat itu karena kesibukan saya jadi lupa untuk mengambil obatnya ke dokter. tapi rasanya sudah nggak sakit lagi dan nggak batuk lagi. nah sekarang ini batuk lagi disertai dahak kuning dan dada bagian tengah terasa sakit ketika batuk. mohon pencerahannya dokter saya harus gimana dengan kondisi sekarang dan kira2 apakah saya masih ada penyakit yang lama itu. trimakasih.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Bapak/Saudara yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Nyeri dada dapat disebabkan oleh gangguan otot atau penyakit paru. Nyeri dada karena gangguan otot umumnya akan menghilang dengan pijatan atau obat pelemas otot, sedangkan nyeri dada karena penyakit paru dapat berlangsung cukup lama bergantung pada derajat penyakit parunya. Berdasarkan penjelasan yang Anda berikan, terdapat kecenderungan bahwa nyeri dada yang Anda rasakan berhubungan dengan gangguan yang mungkin terjadi pada paru Anda. Terutama karena nyeri baru timbul ketika batuk, disertai adanya riwayat infeksi saluran napas sebelumnya.

 

 

Infeksi atau radang pada saluran napas terkadang dapat disertai peradangan pada selaput paru (pleura) yang dapat menimbulkan keluhan seperti yang Anda rasakan. Selain itu keluhan batuk lama yang Anda derita sebelumnya juga dapat merupakan gejala dari penyakit paru seperti TB yang belum sembuh, bronkitis ataupun pneumonia.

Mengenai pengobatan TB Anda sebelumnya, pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut agar kuman penyebab TB dapat benar-benar dituntaskan dan pasien dinyatakan terbebas dari penyakit TB melalui pemeriksaan laboratorium. Lama pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol, ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus). Pada kasus putus obat atau tidak tuntas, kuman yang tersisa dapat menjadi lebih resisten/kebal terhadap pengobatan yang Anda, dan menimbulkan komplikasi yang lebih serius, meningkatkan risiko penularan, sehingga dapat dibutuhkan obat tambahan atau pengobatan yang lebih lama.

Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi juga perlu diperhatikan untuk menunjang sistem pertahanan tubuh (imunitas) melawan penyakit, disertai istirahat cukup dan kontrol ke dokter yang menangani untuk memantau respon pengobatan.

Untuk itu perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan dugaan ini. Kami sarankan sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis paru untuk tatalaksana yang optimal. Dokter akan melakukan wawancara medis lengkap dan melakukan beberapa pemeriksaan (pemeriksaan fisis langsung, foto roentgen dada, EKG, dan pemeriksaan lain sesuai indikasi) untuk mengevaluasi berbagai kemungkinannya.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar