Sukses

Keputihan, Gejala Kanker Serviks?

10 Apr 2015, 19:13 WIB
Wanita, 20 tahun.

Selamat malam dok. Maaf saya tari dari kalimantan barat / kota singkawang, saya mau nanya saya punya gejalan keputihan hingga membau, terkadang keputihan saya berwarna kuning, tetapi lebih sering berwarna putih susu dan putih bening, keputihan saya smapai membuat dinding2 vagina saya gatal , dan di sela2 paha dan skrg menjadi luka akibat sering saya garuk, sebelumnya saya pernah konsul dan di beri obat sma dokter , selama saya minum obat itu gatal dan baunya hilang , setelah berhenti meminum obat tersebut gatal dan baunya kembli lagi , apakah ini tanda* dari kanker servik dok?? Terimakasih banyak dok,

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Keputihan yang abnormal memiliki ciri-ciri berwarna putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, jumlah banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, nyeri buang air kecil). Apakah bentuk keputihan seperti ini yang anda maksud?

Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. Namun secara langsung, keputihan tidak terkait dengan kemunduran siklus haid. Selain itu, hubungan seksual akan terganggu karena tentunya tidak mengenakkan bagi diri sendiri dan pasangan. Tentunya rasa gatal, panas, yang diakibatkan keputihan akibat infeksi ini akan sangat mengganggu kenyamanan sehari-hari. Keputihan yang abnormal seperti ini sebaiknya diobati menggunakan regimen yang diberikan oleh dokter kulit Anda. Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk menghindari timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Sangat mungkin jenis keputihan yang anda alami adalah akibat infeksi kuman. Bila terus berulang, berarti faktor risiko yang memungkinkan kumannya bertumbuh selalu ada (misalnya kondisi lembab), belum tentu sebuah kanker serviks.Gejala dan keluhan akan muncul ketika kanker serviks telah berada pada stadium yang lebih lanjut. Gejala-gejala yang perlu diwaspadai tersebut antara lain:

  1. Keputihan kronik yang berbau dan bercampur darah. 

  2. Perdarahan yang terjadi di luar masa menstruasi.

  3. Periode menstruasi yang terjadi lebih berat dan lebih lama daripada biasanya.

  4. Perdarahan yang terjadi setelah masa menopause.

  5. Perdarahan yang terjadi setelah melakukan hubungan seksual.

  6. Perdarahan yang terjadi setelah pemeriksaan panggul atau pembersihan vagina (douching).

  7. Nyeri di daerah panggul.

  8. Nyeri saat melakukan hubungan seksual.

  9. Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya.

Dalam menghadapi kanker serviks, hal yang terbaik adalah jangan menunggu hingga gejala-gejala di atas muncul. Lakukan pemeriksaan pada daerah serviks secara rutin jika Anda sudah aktif secara seksual. Hal ini dapat mencegah kematian karena kanker serviks. Kami sarankan Anda melakukan pemeriksaan secara teratur karena bila telah ada gejala, berarti kanker sudah berukuran cukup besar dan luas serta mempengaruhi jaringan sekitarnya.  Lakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat setiap tahun maupun papsmear setiap 2 -3 tahun sekali.

Baca juga:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar