Sukses

Ketergantungan Gadget

10 Apr 2015, 14:47 WIB
Wanita, 14 tahun.

siang.. mata sebelah kanan saya terasa sakit atau ngilu, terasa seperti ditekan dan kepala bagian kanan saya menjadi sakit. beberapa waktu yang lalu juga pernah seperti ini. jika yang lalu saya memilih tidur supaya tdk tersa sakit. saya tipikal anak yang tidak bisa jauh dari gadged

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Perkembangan internet dan gadget pada masa kini sangat pesat. Fasilitas teknologi tinggi seperti handphone, tablet, laptop sangat umum digunakan sehari-hari di perkotaan baik oleh dewasa sampai dengan anak-anak. Salah satu hal yang sering menimbulkan perdebatan di kalangan orang tua berkaitan dengan usia di mana anak-anak diizinkan untuk memiliki smartphone sendiri.  Sebuah survei terbaru di Taiwan menemukan bahwa 56 persen anak-anak usia 10 sampai 13 tahun memiliki smartphone, namun yang lebih mengejutkan adalah 25 persen anak-anak usia 2 sampai 5 tahun juga sudah memiliki smartphone. 

Para ahli psikologi dan perkembangan anak menyatakan bahwa tidak ada usia yang universal di mana seorang anak siap untuk menggunakan smartphone. Rutledge seorang ahli psikologi mengatakan bahwa memperkenalkan anak Anda kepada teknologi mobile di usia muda akan memberikan mereka landasan kuat dalam perkembangan dunia yang semakin digital. Namun sebelum memberikan smartphone, orang tua juga harus selaras mendampingi sesuai dengan kematangan emosional dan fisik anak-anak mereka.

The American Academy of Pediatrics and the Canadian Society of Pediatrics menyatakan bahwa anak berusia di bawah 2 tahun sebaiknya tidak terpapar dengan gadget. Anak 3-5 tahun dibatasi penggunaan gadget selama 1 jam per hari. Anak dengan usia 6-18 tahun dibatasi penggunaan gadget sebanyak 2 jam per hari. Pemakaian gadget 4-5 kali dalam sehari menimbulkan dampak serius. Dampak yang dapat ditimbulkan antara lain :

  1. Stimulasi yang tidak tepat seperti pemberian teknologi yang berlebihan pada rentang usia ini, 0-2 tahun dimana pertumbuhan otak sedang pesat-pesatnya, dapat menyebabkan efek negatif seperti ADHD, keterlambatan kognitif, penurunan kemampuan untuk mengendalikan diri (tantrum)

  2. Keterlambatan perkembangan. Teknologi pada gadget membatasi pergerakan motorik anak. Menurut penelitian Rowan, pemberian teknologi pada usia di bawah 12 tahun akan menyebabkan kerugian dalam hal perkembangan dan pembelajaran anak

  3. Obesitas. Teknologi pada gadget membatasi pergerakan motorik anak

  4. Radiasi. WHO mengklasifikasikan telepon genggam sebagai sebagai resiko untuk memicu terjadinya kanker

  5. Ketergantungan terhadap gadget

  6. Digital demensia. Anak yang menggunakan gadget akan kesulitan memfokuskan diri pada sesuatu sehingga hal ini akan menghambat dirinya dalam belajar

  7. Aggresif. Menurut penelitian Anderson, anak yang menggunakan gadget akan mengalami agresifitas dalam hal seksualitas dan kriminalitas

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar