Sukses

Risiko TB Pada Anak

24 Apr 2015, 12:25 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok...anak saya berusia 5 tahun.sudah seminggu ne ia batuk berdahak dan demam,sudah berobat ke klinik tapi belum sembuh. Saya khawatir ia terkena Tbc,karna 2 minggu yang lalu ia ada di cium bukdenya yg lagi sakit tbc paru. Bagaimana y dok solusinya ? Trimakasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Ibu yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB yaitu Mycobacterium tuberculosis. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, namun dapat juga mengenai organ tubuh lainnya.

Penularan kuman TB dapat terjadi pada usia berapapun. Kuman ini menular secara droplet (lewat udara) melalui lendir saluran pernapasan/dahak saat bersin atau batuk. Anak atau bayi dapat tertular kuman TB oleh orang pasien TB dewasa aktif karena pada umumnya TB pada bayi atau anak tidak menular kepada anak lain.

Pasien TB anak dapat ditemukan melalui dua pendekatan utama, yaitu investigasi terhadap anak yang kontak erat dengan pasien TB dewasa aktif dan menular, serta anak yang datang ke pelayanan kesehatan dengan gejala dan anda klinis yang mengarah ke TB. Gejala klinis TB pada anak tidak khas, karena gejala serupa juga dapat disebabkan oleh berbagai penyakit selain TB.

Gejala umum TB pada anak :

  1. Nafsu makan tidak ada (anoreksia) atau berkurang, disertai gagal tumbuh (failure to thrive).
  2. Masalah Berat Badan (BB)
    • BB turun selama 2-3 bulan berturut-turut tanpa sebab yang jelas, ATAU
    • BB tidak naik dalam 1 bulan setelah diberikan upaya perbaikan gizi yang baik ATAU
    • BB tidak naik dengan adekuat.
  3. Demam lama (≥2 minggu) dan atau berulang tanpa sebab yang jelas (bukan demam tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, dan lain lain). Demam yang umumnya tidak tinggi (subfebris) dan dapat disertai keringat malam.
  4. Lesu atau malaise, anak kurang aktif bermain.
  5. Batuk lama atau persisten ≥3 minggu, batuk bersifat non-remitting (tidak pernah reda atau intensitas semakin lama semakin parah) dan penyebab batuk lain telah disingkirkan;
  6. Keringat malam dapat terjadi, namun keringat malam saja apabila tidak disertai dengan gejala-gejala umum lain bukan merupakan gejala spesifik TB pada anak.

Untuk membantu dalam menegakkan diagnosis TB, pada anak dapat dilakukan uji Mantoux. Pembacaan hasilnya, pada anak yang sehat jika didapatkan diameter indurasinya > 10 mm maka dinyatakan positif, sedangkan pada Anak dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah hasil positif dapat dikatakan walaupun diameter indurasinya hanya > 5 mm.

Indonesia merupakan negara yang termasuk sebagai 5 besar dari 22 negara di dunia dengan beban TB. Kontribusi TB di Indonesia sebesar 5,8%. Saat ini timbul kedaruratan baru dalam penanggulangan TB, yaitu TB Resistan Obat (Multi Drug Resistance/ MDR). Oleh karena itu dalam program pemberantasan dan pencegahan TB, pemerintah memasukkan vaksin BCG kedalam program imunisasi dasar bagi semua bayi.

Bagaimana dengan Anak Anda? Sudahkah Anak Anda mendapatkan vaksinisasi BCG? Adakah gejala yang mengarah ke TB pada Anak Anda? Adakah orang dewasa yang mengidap penyakit TB disekitar Anda?

Jika memang Anak Anda mempunyai resiko tersebut diatas, maka Kami sarankan segeralah datang ke dokter spesialis Anak, agar bisa mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan sedini mungkin.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar