Sukses

Nyeri Dada Seperti Terpukul

31 Dec 2015, 07:57 WIB
Pria, 49 tahun.

LDL 143,HDL 44,TG 151, sudah pasang 1 stent. Apakah LDL sangat mengganggu ? Terkadang nyeri dada spt dipukul saat olah raga & pulih saat istirahat. Diagnosa UAP, penyumbatan 92% & 70%. Bagaimana sebaiknya penanggulangannya setelah nyeri dada, krn diminta EKG, echo & treadmill lagi.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-consultation KlikDokter

Kami memahami kekhawatiran Anda. Berdasarkan keterangan singkat yang Anda berikan, dugaan kami kondisi yang anda alami berkaitan dengan penyakit jantung koroner (PJK). Apakah dokter yang sebelumnya menangani Anda mengatakan demikian?

Penyakit jantung koroner merupakan penyakit jantung yang disebabkan tersumbatnya pembuluh darah nadi yang memasok darah ke otot-otot jantung.

Penyakit jantung koroner sering ditandai dengan rasa tidak nyaman atau sesak di dada, gejala seperti ini hanya dirasakan oleh sepertiga penderita. Rasa nyeri terasa pada dada bagian tengah, lalu menyebar ke leher, dagu dan tangan. Namun beberapa menit kemudian rasa tersebut akan menghilang.

Gejala lain yang menyertai penyakit jantung koroner akibat penyempitan pembuluh nadi jantung adalah rasa tercekik (angina pektoris). Kondisi ini timbul secara tidak terduga dan hanya timbul jika jantung dipaksa bekerja keras. Misalnya, berolahraga terlalu keras atau mengalami tekanan emosional. Pada usia lanjut gejala serangan jantung sering tidak disertai keluhan apa pun, sebagian hanya merasa tidak enak badan.

Untuk tata laksana umum, yang terpenting adalah perubahan gaya hidup yang dapat mengendalikan faktor-faktor risiko yang dapat memperberat penyakit. Pemeriksaan jantung berkala sangat penting dilakukan untuk pasien yang berisiko maupun tidak.

Sedangkan tata laksana khusus diberikan untuk pasien yang sudah mengalami gejala penyakit jantung koroner. Pemberian obat-obatan vasodilator dan trombolitik bisa dilakukan untuk mengurangi serangan jantung. Anda bisa berdiskusi lebih lanjut mengenai kebutuhan obat tsb dengan dokter spesialis jantung yang menangani kasus Anda ini.

Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa penyakit jantung koroner erat kaitannya dengan gaya hidup dan dapat dicegah. Beberapa prinsip utama untuk menghindari penyakit jantung koroner di antaranya dengan tidak merokok, mengonsumsi makan sehat, menjaga berat badan ideal, berolahraga, serta menghindari stres. Lakukan juga pemeriksaan rutin kepada dokter spesialis jantung Anda agar kondisi kesehatan jantung anda dapat terus terpantau.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar