Sukses

Cara Mendapatkan Anak Kembar
09 Apr 2015, 14:48 WIB
Wanita, 23 tahun.

assalamualaikum....dokter bagaimana cara mendapatkan anak kembar selain adanya keturunan kembar?apakah ubi jalar salah satu penunjang anak kembar?mohon penjelasannya dokter. Terima kasih

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

Terima kasih atas pertanyaan Anda 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu diketahui beberapa faktor yang mempengaruhi prevalensi kehamilan kembar. Kehamilan kembar adalah kehamilan dengan 2 janin atau lebih. Adapun faktor yang mempengaruhi antara lain:

  1. Bangsa-bangsa Afrika memiliki frekuensi kehamilan kembar lebih tinggi dari kulit putih
  2. Faktor keturunan kembar (keturunan kembar dari pihak bapak tidak meningkatkan kemungkinan kehamilan kembar)
  3. Umur; semakin tinggi umur semakin tinggi frekuensinya (> 35 tahun), setelah umur 40 tahun frekuensi kehamilan kembar menurun lagi
  4. Paritas (angka kehamilan) ibu; frekuensi kehamilan kembar meningkat sesuai dengan paritas ibu
  5. Waktu; kemungkinan kehamilan kembar meningkat sesaat setelah penghentian kontrasepsi pil
  6. Terapi infertilitas; baik menggunakan obat peningkat kesuburan ataupun In Vitro Fertilization <IVF> (bayi tabung). Obat-obatan dapat merangsang indung telur untuk mengeluarkan telur lebih dari satu yang dapat dibuahi pada waktu yang sama. IVF adalah prosedur memasukkan embrio multipel ke dalam rahim untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. Sekitar 25-30% kehamilan dari IVF adalah kembar, 5% triplet (kembar 3), dan <1% adalah kuadriplet (kembar 4) atau lebih

Mengenai ubi jalar bahwa salah satu penunjang untuk mendapatkan anak kembar, hal tersebut belum terdapat penelitian dalam skala besar yang membuktikan kebenarannya.

Kemungkinan terbesar untuk mendapatkan bayi kembar adalah menggunakan metode In Vitro Fertilization <IVF> atau bayi tabung. Anda dapat berkonsultasi ke klinik-klinik fertilitas/kesuburan yang terdapat di rumah sakit dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan.

Untuk melengkapi informasi seputar kehamilan, berikut artikel yang dapat Anda baca :

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

 

0 Komentar

Belum ada komentar