Sukses

Sendawa dan Rasa Mengganjal Di Dada

02 Jan 2016, 07:55 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok, kenapa ya setiap habis makan, saya selalu sendawa dan rasanya sesak didada seperti makanannya tertahan di dada dan punggung. Saya sudah periksa ke Dokter, beliau bilang itu efek dari maag, saya fikir juga begitu karena saya punya maag sudah, tetapi Dokternya tidak menjelaskan secara rinci kenapa bisa begitu. Saya dikasih obat Lansoprazole 1x1, sama Graseric 150gr 2x1. Tetapi efek obatnya, rasanya tidak begitu terasa, Sendawa dan rasa sesaknya semakin lama dan sakit Dok, biasanya cuma 1 atau 2 jam bisa baikan, tp sekarang setelah makan pagi sampai waktu makan siang masih terasa, dan saya jadi malas makan, karna rasanya gak nyaman. saya harus gimana ya? dan penyakitnya memang dari maag atau bagaimana ya Dok? Terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mengenai keluhan anda ini akan lebih baik jika didiskusikan lebih lanjut dengan dokter spesialis penyakit dalam yang sedang menangani Anda agar dapat dievaluasi perjalanan penyakit Anda (apakah telah terjadi komplikasi atau tidak) serta evaluasi terapi yang telah diberikan. Selain itu keluhan tsb perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikann penyebabnya.

Namun, berdasarkan informasi yang Anda berikan terdapat dugaan yang mengarah kepada penyakit GERD.

Gastro esophageal reflux disease (GERD) merupakan penyakit saluran cerna bagian atas yang terjadi karena asam lambung dengan derajat keasaman yang tinggi naik ke kerongkongan. Gejala GERD hampir sama dengan sakit lambung. Gejala khusus GERD yang mudah dibedakan dari sakit lambung adalah: rasa seperti terbakar di bagian belakang tulang dada dan cairan lambung yang naik tidak hanya sampai ke kerongkongan, tetapi juga hingga ke mulut sehingga dapat terasa asam pada bagian belakang mulut. GEjala sampingan peningkatan asam lambung adalah nyeri ulu hati, kembung, sering bersendawa, mual dll. 

Pada penderita GERD, terjadinya sesak napas dipicu oleh hal-hal yang meningkatkan asam lambung, seperti saat terlambat makan, stres, setelah mengkonsumsi kopi, dll. 

Hingga saat ini, pengobatan yang dianjurkan untuk mengatasi GERD adalah dengan obat-obatan golongan proton pump inhibitor, seperti omeprazole, lansoprazole, dll. Obat ini dapat diminum 1x/hari, 30 menit sebelum makan. Obat ini dapat dikonsumsi selama 1-2 minggu dan dilihat respon yang terjadi. Pengobatan dikatakan berhasil jika terdapat perbaikan gejala, meskipun belum sembuh total. Penyakit ini dapat dikontrol agar tidak sering kambuh.

Selain dengan obat-obatan tersebut, Anda juga perlu untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti :

  • Makan secara teratur, dengan frekuensi sering dan porsi kecil-kecil

  • Jangan langsung tidur setelah makan malam

  • Hindari rokok dan alkohol serta minuman bersoda lainnya

  • Hindari stres

  • Tidur cukup 8 jam/hari

  • Olahraga teratur, minimal 3x/minggu masing-masing selama 30menit.

Dengan melakukan kombinasi terapi dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup, diharapkan masalah Anda dapat lebih teratasi.

Selama gejala dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup maka perlahan-lahan konsumsi obat-obatan dapat dikurangi, namun bila tanpa obat-obatan gejala kurang dapat dikontrol maka sebaiknya tetap diteruskan. Hal ini diperlukan  untuk menetralkan asam lambung karena asam lambung yang terus menerus melukai esofagus (kerongkongan) akan menyebabkan iritasi kronik. Padahal, mukosa esofagus tidak dirancang untuk tahan terhadap asam lambung seperti mukosa lambung. Hal ini yang mungkin menyebabkan perubahan mukosa esofagus Anda sehingga terjadi polip esofagus. Kebanyakan polip bersifat jinak namun ada juga yang bersifat ganas. Hal ini memerlukan pemantauan lebih lanjut terus menerus.

Kami sarankan Anda terus berkonsultasi dengan dokter Anda dan melakukan perubahan pola hidup sehat untuk mengontrol penyakit lambung Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.
Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar