Sukses

Tekanan Diastolik Rendah

17 Apr 2015, 14:03 WIB
Pria, 18 tahun.

Dok, ketika saya mengecek trkanan darah saya sekitar 120/55 pernah tekanan diastol saya sampai 50 an , kalo yg sistolnya normal dok 115-130 an , nah diastol rendah gtu gara2 apa ya dok?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Tekanan darah normal untuk orang dewasa adalah sekitar 120/80 mmHg. Tekanan darah tinggi jika lebih dari 1340/90 mmHg. Sedangkan tekanan darah rendah (hipotensi) merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah rendah hingga dibawah 90/60 mmHg. Anda dapat dikatakan mengalami tekanan pulsasi yang lebar (wide pulse pressure). Jika tekanan diastolik Anda selalu rendah namun tekanan sistoliknya normal, Anda mengalami isolated diastolic hypotension.

Tekanan pulsasi adalah perbedaan antara tekanan darah sistolik dan diastolik (mudahnya, sistolik minus diastolik). Bila tekanan darah seseorang 120/ 80 mmHg, maka tekanan pulsasinya adalah 40 mmHg, dan termasuk nilai normal. Normalnya, tekanan pulsasi berkisar antaa 30-40 mmHg. Umumnya, tekanan pulsasi yang lebar diklasifikasikan bila tekanannya lebih dari 50%.

Adapun kondisi-kondisi yang menyebabkan terjadinya pelebaran tekanan pulsasi adalah sebagai berikut:

  1. Kondisi normal. Bila Anda sedang melakukan olahraga, maka normal bila tekanan pulsasi Anda melebar. Sebab saat berolahraga jantung akan memompa darah lebih banyak, sementara diastolik tetap normal, dengan begitu kapasitas aerobik akan meningkat dan performa fisik Anda juga bertambah
  2. Kondisi tidak normal. Bila terus menerus tinggi bahkan saat sedang istirahat (bukan saat sedang olahraga), maka kemungkinan terdapat gangguan seperti: kekakuan aorta (contohnya akibat aterosklerosis), gangguan katup (terutama kebocoran aorta), demam, hipertiroidisme, kelainan otot jantung (kardiomiopati).

Bila Anda merasa tekanan pulsasi tersebut melebar secara terus menerus, dan Anda memiliki keluhan misalnya nyeri dada, mudah sesak, cepat lelah, maka kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter Spesialis Jantung.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar