Sukses

Nyeri Ketika Berganti Posisi Hubungan Seksual

02 Apr 2015, 11:12 WIB
Wanita, 31 tahun.

dokter....saya ibu dgn 1 org anak n 1 org suami,,, yg mau saya tanyakan knp jika berhubungan badan dgn suami, saya tdk ada rasa sama sekali mala terkadang timbul rasa panas n jika berganti posisi terkadang sakit,,vagina saya tdk kering dok...mohon penjelasanya makasi sebelumnya....

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah:

  • berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering

  • kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang

  • vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut

  • endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim

  • infeksi pada vagina

  • luka pada vagina

  • infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri

  • peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Bagaimana dengan yang Anda alami? Akibat rasa sakit yang berulang setiap kali melakukan hubungan seksual maka di dalam diri anda muncul trauma atau perasaan takut untuk mengalami sakit yang sama, mungkin hal ini tidak anda sadari, namun alam bawah sadar anda merasakan hal tersebut. Akibatnya, vagina anda berkontraksi tanpa anda sadari (dikenal dengan vaginismus). Meskipun suami sudah melakukan pemanasan yang cukup lama, namun kontraksi dinding vagina yang tidak anda sadari ini menyebabkan penetrasi penis kedalam vagina menjadi lebih sulit (hingga suami anda merasa ada yang mengganjal di dalam vagina), dan anda tetap merasa sakit saat dilakukan penetrasi penis ke dalam vagina anda.

Jika vaginismus terus terjadi dan hubungan seksual terus dipaksakan, bukan tidak mungkin dinding vagina anda akan robek dan mengalami luka yang akan memperberat rasa nyeri saat berhubungan seksual.

Beberapa saran yang dapat kami berikan untuk mencegah berulangnya kejadian tersebut antara lain:

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.

  • Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.

  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina  

Apabila keluhan berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia pada diri anda disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, dll.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar