Sukses

Pasca Cedera Lutut

15 Apr 2015, 21:00 WIB
Wanita, 15 tahun.

Dok, lutut saya baru sembuh dari luka jatuh, dan dengan tidak sengaja teman saya memukul lutut saya dengan kuat lalu setelah malam tiba lutut saya bengkak dan nyeri..saya juga tidak bisa jalan karna itu, mohon bantuan nya dok agar bisa sembuh cepat, trimakasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Saudari yang terhormat.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami turut prihatin dengan musibah yang menimpa Anda. Luka atau bengkak memang perlu dirawat dengan baik. Waktu penyembuhan luka dan bengkak yang diperlukan bervariasi pada setiap orang, tergantung dari ada tidaknya infeksi, aliran darah ke daerah luka, nutrisi, dan penyakit yang diderita (seperti kencing manis, dll). Nyeri pada daerah lutut dapat berasal dari lutut itu sendiri atau dari tempat lain (seperti pinggang, pergelangan kaki atau punggung bagian bawah) karena adanya persarafan yang saling berhubungan. Struktur dari lutut terdiri dari tulang, tulang rawang, tendon, ligamen dan bursa. 

Apakah setelah kecelakaan dilakukan pemeriksaan rontgen? Apakah ada tulang-tulang yang retak?

Bengkak karena trauma dapat merupakan satu kesatuan dengan luka yang terjadi. Sehingga jika luka teratasi dengan bak, bengkak akan berangsur berkurang dan menyembuh.

Untuk mendukung proses penyembuhan luka dan bengkak, teman Anda perlu memperhatikan kebersihan luka agar tidak mengalami infeksi, membatasi aktivitas (tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat), mengontrol penyakit diabetes yang dimiliki dan juga memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang. Asupan protein, vitamin A dan vitamin C yang baik dapat membantu proses penyembuhan luka.

Keluhan bengkak karena trauma selain disebabkan karena luka, juga dapat disebabkan karena adanya masalah tulang retak pada daerah terkait. Untuk sementara sebaiknya jangan memakai sepatu terlebih dahulu jika masih bengkak, karena akan memberi tekanan lebih di daerah tersebut dan menghambat peredaran darah di area kaki. Selanjutkan Anda bisa melakukan konsultasi langsung ke dokter.

Jika masih dalam keadaan akut, maka Anda dapat menerapkan metode terapi RICE yang dapat dilakukan secepat mungkin sesaat setelah terjadinya cedera, yaitu antara 48 sampai 72 jam segera setelah cedera terjadi.

R = REST

Rest artinya mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera, sedangkan bagian tubuh yang tidak cedera boleh tetap melakukan aktivitas. Tujuan mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera adalah:

  • Mencegah cedera lebih lanjut
  • Membuat proses penyembuhan luka lebih cepat

Segera setelah cedera sebaiknya jangan gunakan bagian cedera sama sekali atau istirahatkan total sekitar 15 menit. Kemudian, istirahatkan sampai nyeri pada cedera hilang, atau hingga 48 jam. 

I = ICE

Secara umum manfaat penggunaan es pada cedera jaringan lunak adalah:

  • Membatasi pembengkakan
  • Mengurangi nyeri
  • Mengurangi spasme otot

Pemberian es dilakukan dengan memasukkan pecahan es ke dalam kantung plastik seluas area cedera atau lebih. Setelah itu bungkus plastik dengan handuk yang sudah dibasahi, kemudian ditempelkan pada area cedera. Kemudian tutup dengan elastic verban melebihi permukaan dari kantung es tadi. Pemberian es sebaiknya dilakukan dalam waktu 10 menit atau sesegera mungkin setelah cedera selama 15 – 20 menit, kemudian diulang setiap 2-4 jam. Pemberian es secara berkala ini dilakukan selama 24 jam pertama setelah cedera.

C = Compression

Kompresi adalah aplikasi gaya tekan terhadap lokasi cedera. Kompresi digunakan untuk membantu aplikasi es dan membatasi pembengkakan yang merupakan faktor utama untuk mempercepat masa rehabilitasi. Oleh karena itu kompresi sering dikatakan sebagai bagian yang paling penting dari RICE. Aplikasi kompresi dilakukan dengan melilitkan elastic verban pada bagian cedera, yaitu dengan meregangkan verban hingga 75% panjangnya. Perlu diperhatikan saat melakukan pembebatan jangan terlalu ketat karena dapat menyebabkan gangguan sirkulasi dengan gejala-gejala seperti rasa baal, kesemutan, dan meningkatnya nyeri.

Lilitan ini harus meliputi seluruh area cedera dan diaplikasikan secara terus-menerus selama 24 jam pertama sesudah kejadian cedera. Dalam kasus dimana terjadi perdarahan, kompresi juga dapat membantu menghentikan perdarahan.

E = Elevation

Elevasi adalah meninggikan bagian yang mengalami cedera melebihi ketinggian jantung sehingga dapat membantu mendorong cairan keluar dari daerah pembengkakan. Elevasi juga akan membantu pembuluh darah vena untuk mengembalikan darah dari area cedera ke jantung sehingga mencegah terjadinya akumulasi atau pooling darah di area cedera.Bagian yang mengalami cedera diangkat sehingga berada 15-25 cm di atas ketinggian jantung. Elevasi sebaiknya dilakukan hingga pembengkakan menghilang.

Untuk memastikan tidak terjadi cedera serius pada lutut Anda, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mungkin dokter akan menganjurkan anda untuk melakukan pemeriksaan tambahan seperti rontgen tulang. Untuk menghilangkan nyeri sementara waktu, Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti asam mefenamat, ibuprofen, atau natrium diklofenak.  Namun konsumsi obat ini tidak boleh terus menerus.

Hindari memijat daerah yang terkenan trauma, dalam hal ini lutut Anda. Pasalnya pijat dapat menyebabkan pendarahan didalam yang semakin meluas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar