Sukses

Wajah Kering dan Gatal Pasca Stop Krim Kecantikan

30 Mar 2015, 08:43 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok, saya mau tanya kenapa kulit wajah saya kering dan gatal saya mengalami ini ketika saya berhenti memakai krim kecantikan

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com

Pemilihan kosmetik memang harus disesuaikan dengan jenis wajah, agar pemakaian kosmetik tersebut tidak memberikan efek yang buruk bagi kulit wajah. Sudah berapa lama Anda melakukan penghentian krim kecantikan tersebut? Bila masih < 1 minggu maka kami perkirakan hal tersebut adalah akibat toleransi wajah Anda terhadap krim tersebut, dan wajah membutuhkan waktu untuk beradaptasi tanpa kandungan krim tersebut. Namun bila > 1 minggu, maka kami perkirakan hal tersebut diakibatkan karena kondisi wajah Anda yang memang kering. Apakah minum Anda tidak cukup? Apakah Anda tidak menggunakan pelembab kulit? Apakah Anda bekerja di ruangan yang udaranya kering seperti ruangan ber-AC? Bila Ya, maka hal-hal tersebut menyebabkan kulit Anda kering, dan kulit yang kering berarti memiliki barier yang lemah dan akan mudah gatal.

Kemungkinan penyebab terakhir yaitu Anda memiliki riwayat alergi. Adakah keluhan sering kemerahan wajah? Gatal? Yang terutama muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu, ataupun setelah stres psikologis? 

Dalam memilih kosmetik, jangan hanya bertumpu pada warna dan tampilan, namun juga harus mempertimbangkan keamanan kosmetik tersebut. Bila kulit anda sering berkeringat/ berminyak, maka pilihnya jenis pelembab yang berlogo 'oil-free'. Jenis kulit yang berminyak adalah jenis kulit yang memiliki tendensi untuk mengalami penyumbatan pori-pori, oleh sebab itu kami sarankan Anda memilih produk yang “non-komedogenik” dan “tidak menyebabkan jerawat”. Produk-produk ini biasanya tidak mengandung alkohol berlebihan atau tidak mengandung basa sabun berlebihan. Produk-produk kosmetik, tabir surya dan pelembab yang mengandung isopropyl palmitate, isopropyl myristate, butyl stearate, isopropyl isostearate, decyl oleate, isostearyl neopentanoate, isocetyl stearate, myristle myristate, cocoa butter, dan acetylated lanolin, cenderung menutup pori-pori dan dapat memicu terjadinya jerawat. Produk-produk yang mengandung minyak juga dapat menyebabkan jerawat.

Selain itu, pastikan pH sabun yang Anda gunakan untuk membersihkan wajah sesuai dengan pH kulit (5-6,5), karena bila pH sabun terlalu basa (seperti sabun mandi biasa), maka kulit cenderung akan kering dan memicu produksi minyak yang lebih banyak.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan . Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar