Sukses

Gejala Epilepsi

23 Oct 2015, 10:29 WIB
Wanita, 28 tahun.

dok sy seorang ibu mau ty anak saya umur 6 th 10bln, 1 bln trakhir ini dia sering pandangan kosong dan menahan sesuatu.sy priksa dan lab EEG hasily BM abnormal , iritatif difus. yg sy tayakan anak saya kenapa dan bagai mana pengobatanya. sbgai bhn status anak saya umur 1,5bln terjadi KIPI stlah imunisasi kejang separo badan dan setelah itu tdk sadar 2mlm dan didiagnosa meningitis.trims sebelumny dok mohon penjelasan yg detai dan tindakan apa yg harus dilakukan terima kasih..............

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Berdasarkan hasil EEG yang anda sampaikan, kami menduga anak anda mempunyai penyakit Epilepsi, yang dapat terjadi sebagai komplikasi dari penyakit Meningitis (radang selaput otak) yang pernah dideritaanya.

Epilepsi adalah kondisi gangguan neurologi (saraf) yang ditandai dengan kejang berulang tanpa penyebab yang jelas. Kejang diakibatkan oleh gangguan aliran listrik pada otak. Epilepsi dapat dikontrol dengan obat-obatan namun tidak dapat disembuhkan secara total. 

Namun yang perlu diketahui adalah beberapa sindroma epilepsi tidak terjadi seumur hidup, beberapa bentuk epilepsi hanya mengalami gejala kejang pada masa anak-anak, meskipun dapat juga menetap hingga usia dewasa. Beberapa penyebab epilepsi adalah riwayat cedera/trauma kepala, luka pada kepala/otak, infeksi, meningitis, ensefalitis, atau tumor otak.

Di bawah ini adalah beberapa tips yang dapat orangtua lakukan untuk anak mereka yang memiliki epilepsi:

  • berikan pengertian kepada anak mengenai penyakit mereka
  • buatlah anak anda selalu berpikir positif mengenai penyakitnya dan fokuskan kepada hal lain yang dapat mereka lakukan (bukan pada kejang yang akan mereka alami)
  • pelajari rencana terapi untuk anak anda dan ikuti sesuai petunjuk
  • bila anda pikir perlu, anda dapat melakukan konseling keluarga dengan dokter anak atau psikolog agar seluruh anggota keluarga mengerti mengenai penanganan epilepsi
  • beritahukan kepada pihak sekolah bahwa anak anda memiliki epilepsi dan sedang dalam pengobatan

Yang terpenting adalah mengikuti pengobatan dokter secara teratur. Pengobatan yang dilakukan ini untuk mencapai kualitas hidup yang optimal seperti mengurangi frekuensi atau menghentikan serangan, mencegah efek samping serta menurunkan angka kesakitan. Sekitar 70-80% epilepsi dapat sembuh dengan obat. Obat epilepsi tidak boleh dihentikan secara mendadak, tapi harus perlahan-lahan diturunkan dosisnya. Penghentian obat secara mendadak justru berbahaya dan bisa menyebabkan kejang hebat pada anak.

Epilepsi memang dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak, terutama jika frekuensi kejang sering. Gangguan akibat epilepsi dapat berubah perkembangan terlambat, gangguan emosional, gangguan fungsi kognitif (kecerdasan), anak menjadi hiperaktif, dan sebagainya.

Anak dengan epilepsi pun dapat hidup secara normal. Yang terpenting adalah ikuti rencana terapi yang sudah ditentukan oleh dokter, hindari pencetus kejang (bila ada), makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan hindari stres. Beritahukanlah kepada orang di sekitar anak anda bahwa anak anda memiliki epilepsi sehingga orang di sekitar dapat bertindak secara tepat apabila kejang terjadi.

Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis Anak untuk menangani epilepsi Anak.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar