Sukses

Demam, DBD atau Tipes?

24 Mar 2015, 16:07 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok, sekarang saya sakit pilek, batuk, panas tinggi, gak nafsu makan. panas saya sekarang 40 derajat, gak turun2 dr kemarin. kermarin juga sayake dokter, katanya radang tengggorokan (padahal tenggorokan saya kalau dibuat nelan gak sakit) saya baca gejala DBD, semuanya iya kecuali pendarahan dan bercak2. Saya lihat gejala tifus, semua iya kecuali bercak bercak. Bagaimana dok? Apakah obat yg diberikan dokter tetap saya lanjutkan? Padahaltdk ada perubahan, hanya keringeta dikit setelah minum obat. Mohon penjelasan dan sarannya. Terimakasih (:

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Hari ini adalah hari ke berapa Anda mengalami demam? Keluhan demam merupakan gejala awal dari banyak penyakit dari yang ringan seperti infeksi tenggorokan sampai dengan penyakit yang berat. Untuk memastikan sakit yang diderita oleh Anda, pemeriksaan laboratorium baru dapat dilaksanakan setelah hari ketiga demam. Umumnya dilakukan pada hari kelima demam. 

Demam tifoid atau dalam istilah awam dikenal dengan demam tipes merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhii yang ditularkan lewat makanan. Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, penurunan nafsu makan dan nyeri perut.  Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Gejala penyakit demam tifoid dapat berlangsung antara 10-14 hari. Demam tifoid dapat berulang jika terdapat penurunan daya tahan tubuh. 
Penderita demam tifoid perlu mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter sesuai petunjuk, beristirahat cukup dan juga memperhatikan asupan makanan dan minumannya. Didalam forum ini kami tidak dapat memberikan terapi obat dikarenakan tidak adanya data wawancara medis secara detail dan pemeriksaan fisik sebelumnya.  

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

  • Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam, dan berbumbu tajam
  • Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencenaan
  • Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecil
  • Bila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, perlu disertai suplemen vitamin dan mineral, atau makanan formula.

Berikut pencegahan demam tifoid:

  1. Ketahui dengan pasti makanan yang Anda makan dimasak sematang mungkin
  2. Ketika Anda merasa bahwa tubuh Anda sedang kurang fit, hindari jajan sembarangan karena pada dasarnya penyakit apapun akan lebih mudah menyerang saat tubuh kita dalam kondisi yang kurang prima.
  3. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah Anda makan, ikuti 7 langkah mencuci tangan yang dianjurkan WHO (Baca: Bagaimana Mencuci Tangan yang Benar?)
  4. Jika memungkinkan, bawalah perbekalan makan dari rumah, segala sesuatu yang dimasak di rumah sendiri seharusnya lebih higienis daripada yang biasa Anda dapatkan di tempat umum.

Untuk informasi lengkap mengenai topik demam berdarah, anda dapat membaca artikel kami yang berjudul;

Saat ini sebaiknya Anda melanjutkan obat yang diberikan dokter. Apabila terdapat gejala tambahan atau setelah hari ketiga demam tidak terdapat perbaikan, Anda dapat kembali memeriksakan diri ke dokter Anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar