Sukses

Haid Tidak Teratur

24 Mar 2015, 16:19 WIB
Wanita, 34 tahun.

Saya di diagnosa dokter mengalami gangguan haid, haid tida teratur. 3x kunjungan di berikan caviplex dan etabion. Pada kunjungan ke 4 di kasih obat etabion dan thiamex. Setelah browsing thiamex itu obat tipes. Apa ada hubungannya antara haid tidak teratur dengan tipes?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Obat yang Anda tanyakan mengandung Thiamphenicol yang merupakan antibiotik. Obat tersebut memang sering digunakan untuk mengobati penyakit Tifoid, namun antibiotik tersebut dapat pula digunakan untuk menangani berbagai jenis infeksi lainnya. Thiamphenicol juga dapat digunakan pada beberapa penyakit menular seksual dan juga penyakit radang panggul.

Apakah Anda memiliki keluhan lain selain haid tidak teratur? Apakah diagnosis pasti yang diberikan oleh dokter Anda? Sebagai pasien sebenarnya Anda berhak untuk mendapatkan informasi mengenai penyakit Anda selengkap-lengkapnya dari dokter yang menangani Anda. Sulit bagi kami untuk menentukan alasan pemberian obat karena kami tidak melakukan pemerisaan langsung terhadap Anda.

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Jika siklus Anda masih dalam hitungan 21-35 hari maka, siklus Anda masih tergolong normal. 

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal, yang dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Kegemukan atau indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain hormonal, gangguan menstruasi juga dapat disebabkan oleh kelainan organ kandungan, yang dapat diperiksa dengan USG kandungan.

Untuk mengatasi gangguan hormonal, cobalah beberapa tips di bawah:

  • Hindari Aktifitas Fisik yang Berat

Terlalu lelah adalah salah satu penyebab utama terlambatnya proses siklus haid. Hal ini karena tubuh membutuhkan sejumlah energi untuk meneruskan proses menstruasi secara teratur. Ketika jumlah energi habis karena adanya aktifitas yang berat, maka haid tidak datang tepat pada waktunya. Dan ketika siklus tidak lancar, maka sindrom pra-menstruasi datang mengancam. Untuk itu hindarilah kelelahan berlebihan.

Tubuh setiap manusia memiliki ambang lelah yang berbeda-beda, tergantung dari ketahanan stamina tubuh seseorang. Stamina dapat dilatih dengan berolahraga secara teratur Untuk memulai, cobalah jogging selama 15 menit dahulu, kemudian dilatih untuk menambah waktu minimal hingga 30 menit sehari.

  • Hindari Stres

Di atas batang otak manusia, terdapat satu struktur yang disebut hipotalamus. Hipotalamus memiliki beberapa fungsi dan yang terpenting adalah menghubungkan sistem saraf dengan kelenjar endokrin melalui kelenjar hipofisis atau pituitasi. Hipotalamus mengatur berbagai tingkatan hormon, termasuk hormon-hormon reproduksi wanita, yaitu esterogen dan progesteron.

Bila seorang wanita berada pada tekanan mental ekstrim seperti stres, maka produksi esterogen dan progesteronnya akan terganggu. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan siklus haid tidak teratur.

Sama dengan stamina, ambang stres setiap orang juga berbeda- beda tergantung dari ketahanan jiwanya. Ketahanan jiwa berhubungan dengan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, dengan melatih tubuh berolahraga teratur, tubuh akan menjadi lebih segar dan memiliki stamina yang baik sehingga tidak mudah terserang stres.

  • Asupan Gizi

Asupan nutrisi tepat untuk kebutuhan gizi tubuh sangat diperlukan. Karena status kualitas dari asupan nutrisi dan gizi mempengaruhi kinerja kelenjar hipotalamus yang memiliki peran mengendalikan kelancaran siklus haid yang ada.

Hindari minuman bersoda, minuman keras apalagi rokok. Mulailah dengan menjaga pola makan yang berkualitas. Yang penting bukan kuantitasnya, tapi kualitas nutrisi yang ada di setiap makanan atau minuman. Mulailah mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan segar, sayur, gandum dan tinggalkan junk food dan makanan berlemak.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Kami sarankan agar Anda tetap kontrol rutin ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani Anda agar penanganannya dapat optimal.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar