Sukses

Cara Pemakaian Pil KB dan Efek Sampingnya

25 Oct 2015, 20:00 WIB
Wanita, 32 tahun.

Mohon tanya dok ttg alat kontrasepsi.sy sblm nya menggunakan pil kb menyusui exluton pas anak sy sdh 2 thn dan brenti asi.sy msh menggunakan pil tersebut.skrng sy brenti dlu krn sy ingin ganti pil kb yasmin.yang mw saya tanyakan cara pemakaian pil kb yasmin bagaimana,krn sy sdh 2 minggu lbh tdk menggunakan pil.dsamping itu sy mw nanyakan apakah kb pil yasmin bisa membuat gemuk dan kulit berjerawat sy ingin tau kelemahan dan kelebihannya..trus dok knp yah saat menggunakan pil kb mens saya tdk tratur kadang sbln 2 kali apa itu gak cocok.krn sy takut pk kb selain pil.terima kasih dok sblmnya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Pil KB atau kontrasepsi oral hormonal memang berisikan hormon yang mempengaruhi kadar hormonal di tubuh. Pil KB  mengandung hormon reproduksi sintetik (progestogen dan kombinasi estrogen-progestogen) yang berfungsi untuk mengatur hormon dalam tubuh manusia guna mencapai manfaat yaitu mencegah terjadinya kehamilan.

Efek samping yang mungkin terjadi dari konsumsi pil KB bervariasi pada tiap individu-perdarahan bercak, sakit kepala, payudara tegang, rasa penuh ataupun yang berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah- sangat tergantung dari jenis pil KB yang diberikan, dosis, dan keadaan individu tersebut. Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai kondisi Anda sebelum mulai mengonsumsi pil KB.

Efek samping yang masih sangat kontroversial adalah kejadian kanker yang dihubungkan dengan penggunaan pil KB. Namun, kanker merupakan suatu penyakit yang memiliki penyebab multifaktor, sehingga penggunaan pil KB tidak dapat dikaitkan secara langsung menyebabkan kanker. Jika memang terdapat riwayat kanker di dalam keluarga segera beritahukan dokter Anda, sehingga dapat diantisipasi lebih dini. Penggunaan selama 1 tahun lebih tanpa jeda harus disesuaikan dengan kondisi organ reproduksi Anda. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan mammografi dan pap smear secara berkala guna mendeteksi dini adanya gangguan-gangguan yang mungkin disebabkan oleh hormon.

Sediaan Pil KB yang anda sebutkan, yang ada di di Indonesia adalah pil KB untuk 21 hari. Pil dapat diminum pertama kali pada saat hari ke-1 atau hari ke-5 haid. Pil diminum terus sampai habis yang terkahir, lalu ada waktu kosong 7 hari untuk kemudian minum pil yang barikutnya lagi selama 21 hari berikut. Demikian seterusnya.

Namun karena terdapat jeda waktu 2 minggu anda tidak mengkonsumsi pil KB, maka sebelumnya perlu dilakukan pemeriksaan kehamilan. Karena salah satu kontraindikasi pemakaian pil KB adalah kehamilan. Berkonsutasilah lebih lanjut dengan dokter kandungan Anda mengenai pemakaian KB ini.

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda : Pil KB Regimen Baru Minim Efek Samping

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar