Sukses

Sering Haid

20 Mar 2015, 17:41 WIB
Wanita, 26 tahun.

tgl 14 feb sya mens,tgl 20 bersih,tgl 1maret mens lagi,tgl 7 bersih,tgl 19maret kluar darah lagi.siklus mens sys mmg tdk teratur.sy 1tahun menikah,sudah usg gak ad apa2.ad apa y dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com

Siklus menstruasi normal berlangsung selama 21-35 hari, 2-8 hari adalah waktu keluarnya darah haid yang berkisar 20-60 ml per hari, atau sekitar 2-3 kali ganti pembalut. Jumlah darah pada 1-2 hari pertama memang biasanya lebih banyak, namun jika jumlah darah sangat banyak kemungkinan ibu Anda mengalami menoragia.

Menoragia merupakan suatu kelainan menstruasi dimana perdarahan menstruasi lebih dari 80ml/hari pada siklus yang normal. Sementara menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari disebut sebagai hipermenorrea. 

Menstruasi yang berlangsung berkepanjangan dengan jumlah darah yang terlalu banyak untuk dikeluarkan setiap harinya dapat menyebabkan tubuh kehilangan terlalu banyak darah sehingga memicu terjadinya anemia. Gejala-gejala yang timbul akibat anemia diantaranya adalah napas menjadi lebih pendek, mudah lelah, jari tangan dan kaki menjadi kebas, sakit kepala, depresi, konsentrasi menurun, dll.

 

Penyebab menoragia diantaranya:

Timbulnya perdarahan yang berlebihan saat terjadinya menstruasi (menorragia) dapat terjadi akibat beberapa hal, diantaranya:

  1. Kelainan organik : 
    • Infeksi saluran reporduksi
    • Gangguan pembekuan darah, misal : von willebrand disease, kekurangan protrombin, idiopatik trombositopenia purpura (ITP), dll
    • Disfungsi organ yang menyebabkan terjadinya menoragia seperti gagal hepar atau gagal ginjal. Penyakit hati kronik dapat menyebabkan gangguan dalam menghasilkan faktor pembekuan darah dan menurunkan hormon estrogen.
  2. Kelainan hormon endokrin misal akibat kelainan kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal, tumor pituitari, siklus anovulasi, Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS), kegemukan, dll
  3. Kelainan anatomi rahim seperti  adanya mioma uteri, polip endometrium, hiperplasia endometrium, kanker dinding rahim dan lain sebagainya.
  4. Iatrogenik : misal akibat pemakaian IUD, hormon steroid, obat-obatan kemoterapi, obat-obatan anti-inflamasidan obat-obatan antikoagulan

Pengobatan menorrhagia sangat tergantung pada penyebabnya. Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan darah, tes pap smear, biopsi dinding rahim, pemeriksaan USG, dan lain sebagainya. Jika menoragia diikuti oleh adanya anemia, maka perlu diberikan zat besi untuk menggantikan cadangan zat besi dalam tubuh.  Jika menoragia disebabkan oleh kelainan hormonal, dapat diberikan terapi hormonal berupa obat kontrasepsi kombinasi atau pil progesteron. Menorrhagia disebabkan oleh mioma dapat diterapi dengan melakukan terapi hormonal atau dengan pengangkatan mioma dalam rahim baik dengan kuretase ataupun dengan tindakan operasi.

Sebaiknya Anda memeriksakan masalah ibu Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mencari tahu penyebab menoragia yang terjadi pada ibu Anda melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar