Sukses

Vagina Kering

20 Mar 2015, 14:36 WIB
Wanita, 28 tahun.

dok, saya beberapa kali berhubungan intim dg suami, lalu di tengah perjalanan saat sedang penetrasi, miss v saya terasa kering dan menyebabkan miss v dan mr p suami jadi sakit. dan akhirnya berhubungan pun kami hentikan tidak sampai tuntas. dan jujur itu hal tersebut membuat saya dan suami tidak nyaman. padahal sebelum berhubungan, saya dan suami sering melakukan pemanasan dulu sampe kami merasa sudah pengen banget. dan lalu apakah air liur boleh dijadikan "pelumas" ? adakah efek negatif dari air liur tsb utk sperma suami atau rahim saya karena saat ini saya sedang program kehamilan? mohon jawaban dan solusinya dok. terimakasih banyak.

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran anda. Vagina kering biasa secara umum banyak terjadi pada wanita pasca menopause. Pada wanita pasca menopause, dinding vagina menjadi menipis, kering, dan kurang elastis. Hal ini disebabkan pada wanita menopause, hormon estrogen sudah berkurang secara drastis. Pada kondisi dimana wanita menjadi terangsang, darah akan mengalir lebih banyak ke area panggul wanita dan menyebabkan produksi pelumas vagina.Selain itu hal - hal seperti stres tinggi, kondisi alergi, penyakit sindrom Sjorgen, dan penggunaan bahan vaginal douche juga dapat menyebabkan vagina kering.

Untuk mengatasi keluhan anda, kami menyarankan untuk membeli pelumas yang dijual di pasaran. Pelumas ini aman digunakan pada vagina dan tidak mengubah pH vagina. Kami tidak menyarankan anda untuk memakai bahan lain seperti ekstrak herbal maupun body lotion karena dapat mempengaruhi pH vagina. Pastikan foreplay yang dilakukan cukup lama atau dalam bahasa lain dalam waktu cukup untuk membuat Anda terangsang. Cairan vagina akan lebih banyak lagi apabila Anda orgasme terlebih dahulu atau sebelum penetrasi dilakukan.

Selain itu, dapat pula diberikan terapi hormonal yang berisi estrogen. Efek obat ini adalah menjaga kestabilan hormon estrogen dalam tubuh istri anda. Selain itu ada pula obat yang bersifat topikal dan dapat dioleskan ke dalam vagina. Kami menyarankan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk diagnosis yang lebih tepat sehingga hasil memuaskan dapat dirasakan oleh anda dan istri anda.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan,
Semoga dapat bermanfaat.
Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar